Menu

Dark Mode
Peta Jalan Perlindungan Anak Digital Diperkuat untuk Menjawab Tantangan Era Teknologi Modern Pemerintah Tingkatkan Dukungan bagi Guru melalui Berbagai Program Penguatan Kompetensi dan Kesejahteraan Survei DEN Sebut Program MBG Mampu Mendorong Terciptanya Rantai Pasok Baru bagi UMKM Daerah Tidak Ada Pergantian Menteri Keuangan, Investor Kembali Optimistis terhadap Prospek Ekonomi Indonesia Biro Adpim Jatim Borong Empat Penghargaan GSMS Award 2026 untuk Pemprov Jawa Timur Gubernur Khofifah Tegaskan Sektor Jasa Konstruksi Berperan Strategis Perkuat Daya Saing dan Konektivitas Jawa Timur

Ekonomi & Bisnis

Kopdes Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Bangun Ekonomi Desa

badge-check


Kopdes Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Bangun Ekonomi Desa Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah terus memperkuat strategi pembangunan dari desa sebagai fondasi utama pemerataan ekonomi nasional. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diarahkan menjadi instrumen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di tingkat desa.

Menurut Yandri, keberadaan Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi biasa, melainkan sebagai alat negara untuk memastikan perputaran ekonomi tetap berada di desa. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat langsung dirasakan masyarakat sekaligus menjadi solusi konkret dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Ia menjelaskan, konsep koperasi ini dirancang agar seluruh keuntungan usaha kembali kepada masyarakat desa sebagai anggota. Skema tersebut mendorong distribusi ekonomi yang lebih merata serta meningkatkan pendapatan asli desa melalui alokasi keuntungan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Lebih lanjut, Kopdes Merah Putih juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta memperkuat daya saing ekonomi lokal. Melalui koperasi ini, masyarakat desa tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku utama dalam aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam implementasinya, pemerintah mendorong sinergi antara Kopdes Merah Putih dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi desa dan memastikan koperasi dapat tumbuh secara sehat serta berdaya saing.

Mendes PDT optimistis, jika program ini berjalan optimal dan direplikasi secara luas, desa-desa di Indonesia akan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri. Dengan demikian, pembangunan nasional tidak lagi terpusat di perkotaan, melainkan tumbuh dari akar rumput melalui penguatan ekonomi desa.

Baca Lainnya

Survei DEN Sebut Program MBG Mampu Mendorong Terciptanya Rantai Pasok Baru bagi UMKM Daerah

10 June 2026 - 06:14 WIB

Tidak Ada Pergantian Menteri Keuangan, Investor Kembali Optimistis terhadap Prospek Ekonomi Indonesia

10 June 2026 - 06:10 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Sektor Jasa Konstruksi Berperan Strategis Perkuat Daya Saing dan Konektivitas Jawa Timur

10 June 2026 - 03:31 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis