Menu

Dark Mode
​Roushon Fikr Jombang Salurkan 960 Paket Qurban Ramah Lingkungan Berlapas Daun Jati Monitoring Langsung di Pasar Klojen, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Bulog dan Pemda untuk Menjamin Pasokan Beras SPHP dan Minyakita Gubernur Khofifah Apresiasi Pecel Madiun hingga Pecel Semanggi yang Turut Angkat Nama Kuliner Jawa Timur di Dunia Penguatan Pusat Antar Universitas Jadi Strategi Baru Tingkatkan Kapasitas Riset dan Pendidikan Tinggi Indonesia dan Prancis Tingkatkan Sinergi Pendidikan Tinggi, Sains, serta Teknologi melalui Berbagai Program Strategis KLH Tingkatkan Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Pengukuran dan Pelaporan Emisi Gas Rumah Kaca

Sosial & Budaya

Menkomdigi: Jaringan Telekomunikasi Siap Dukung Mudik Lebaran 2026

badge-check


Menkomdigi: Jaringan Telekomunikasi Siap Dukung Mudik Lebaran 2026 Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan layanan telekomunikasi selama periode mudik dan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 dapat berjalan optimal tanpa gangguan berarti.

Menteri Komunikasi dan Digital menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur jaringan telah dipersiapkan secara matang, mengingat potensi lonjakan trafik komunikasi yang diperkirakan meningkat signifikan dibandingkan hari normal. Lonjakan tersebut dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik, serta meningkatnya kebutuhan layanan digital.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah bersama operator seluler melakukan penguatan kapasitas jaringan di berbagai titik strategis, khususnya di jalur utama mudik dan lokasi dengan konsentrasi massa tinggi. Upaya ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat menikmati layanan komunikasi yang stabil selama perjalanan maupun saat merayakan Lebaran di kampung halaman.

Selain itu, Komdigi juga mengoperasikan posko pemantauan terpadu di sejumlah wilayah strategis. Posko ini berfungsi untuk memonitor kualitas layanan telekomunikasi serta menjaga stabilitas spektrum frekuensi radio agar tidak terjadi gangguan yang dapat menghambat komunikasi masyarakat.

Pemerintah juga membentuk satuan tugas (satgas) khusus yang bekerja selama periode Ramadan hingga Lebaran. Satgas ini bertugas melakukan pemantauan intensif dan respons cepat terhadap potensi gangguan jaringan, sehingga kualitas layanan tetap terjaga di tengah peningkatan trafik yang diperkirakan mencapai 30–40 persen.

Tak hanya itu, Komdigi memastikan sistem komunikasi darurat tetap berfungsi dengan baik, termasuk layanan panggilan darurat dan penyebaran informasi penting kepada masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama musim mudik.

Melalui sinergi antara pemerintah, operator telekomunikasi, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan masyarakat dapat tetap terhubung dengan lancar, baik untuk keperluan komunikasi, akses informasi, maupun layanan digital lainnya selama momentum Lebaran 2026.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Apresiasi Pecel Madiun hingga Pecel Semanggi yang Turut Angkat Nama Kuliner Jawa Timur di Dunia

30 May 2026 - 02:08 WIB

Penguatan Pusat Antar Universitas Jadi Strategi Baru Tingkatkan Kapasitas Riset dan Pendidikan Tinggi

30 May 2026 - 00:43 WIB

Indonesia dan Prancis Tingkatkan Sinergi Pendidikan Tinggi, Sains, serta Teknologi melalui Berbagai Program Strategis

30 May 2026 - 00:40 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya