Menu

Dark Mode
Penguatan Diseminasi Informasi Jadi Fokus, Gubernur Khofifah Bahas Kolaborasi Strategis dengan ANTARA Dari Women’s Leadership Forum, Khofifah Tegaskan Kepemimpinan Perempuan Harus Berorientasi pada Dampak dan Keadilan Kabag Humas Pemprov Jatim Zainal Muttaqin Dorong Penguatan Kompetensi SDM Humas Pemerintah Hadapi Disrupsi Teknologi Pelantikan PW PII Jatim Jadi Momentum Penguatan Kolaborasi, Gubernur Khofifah Dorong Inovasi Lintas Sektor Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, Gubernur Khofifah Dorong Partisipasi Masyarakat Lestarikan Ekosistem Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Optimistis Ketahanan Pangan dengan Stok Beras Tinggi

badge-check


Pemerintah Optimistis Ketahanan Pangan dengan Stok Beras Tinggi Perbesar

Jakarta, Petik — Pemerintah memastikan ketersediaan cadangan beras nasional dalam kondisi aman dengan jumlah mencapai sekitar 4,5 juta ton. Stok tersebut tersebar di berbagai gudang dan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Cadangan beras yang melimpah ini mencerminkan keberhasilan peningkatan produksi dalam negeri sekaligus penguatan manajemen logistik pangan, termasuk peran strategis Perum BULOG dalam menjaga ketersediaan dan distribusi beras. Pemerintah menilai kondisi ini sebagai indikator positif dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah dinamika global.

Dengan jumlah cadangan yang besar, pemerintah memiliki ruang yang cukup untuk melakukan intervensi pasar apabila terjadi gejolak harga. Stok beras dapat dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen serta memastikan distribusi tetap berjalan lancar di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga terus mengoptimalkan pengelolaan gudang penyimpanan agar kualitas beras tetap terjaga. Langkah ini penting untuk memastikan cadangan tetap layak konsumsi dan dapat disalurkan secara efektif ketika dibutuhkan.

Ketersediaan cadangan beras yang tinggi juga memberikan perlindungan terhadap potensi gangguan pasokan, baik akibat faktor cuaca, bencana, maupun fluktuasi produksi. Dengan demikian, masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau.

Pemerintah optimistis kondisi cadangan beras nasional yang kuat ini akan mendukung stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia dalam jangka panjang.

Baca Lainnya

Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar

25 July 2026 - 03:50 WIB

Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

24 July 2026 - 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

24 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis