Menu

Dark Mode
Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, Gubernur Khofifah Dorong Partisipasi Masyarakat Lestarikan Ekosistem Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

Ekonomi & Bisnis

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan Program MBG

badge-check


Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan Program MBG Perbesar

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Menko Pangan menegaskan bahwa program MBG bukan hanya tanggung jawab satu kementerian atau lembaga, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, kementerian terkait, hingga pelaku usaha dan masyarakat. Pendekatan kolaboratif dinilai menjadi kunci dalam mempercepat implementasi program secara menyeluruh.

Program MBG yang telah berjalan di berbagai daerah menunjukkan capaian yang signifikan, dengan jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Namun demikian, pemerintah menilai masih diperlukan penguatan koordinasi, terutama dalam aspek distribusi, pengawasan, serta pemenuhan standar gizi dan keamanan pangan.

Selain itu, kolaborasi juga penting dalam memastikan ketersediaan bahan pangan yang berkualitas. Program MBG diharapkan mampu menyerap hasil produksi petani, peternak, serta pelaku usaha lokal, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. 

Pemerintah juga terus memperkuat tata kelola program melalui pengawasan terhadap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), termasuk penegakan standar operasional serta evaluasi berkala terhadap pelaksanaan di lapangan.

Menko Pangan menekankan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan dan dampaknya terhadap peningkatan gizi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan harus terus diperkuat. 

Dengan kolaborasi yang solid, pemerintah optimistis program MBG dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan generasi sehat dan mendukung pembangunan nasional jangka panjang.

Baca Lainnya

Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar

25 July 2026 - 03:50 WIB

Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

24 July 2026 - 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

24 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis