Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pesankan Semangat Heroisme dan Nasionalisme kepada 1.537 Kontingen Pramuka Jatim Ringankan Beban Ekonomi Ojol, Gubernur Khofifah Hadirkan Pembebasan Denda dan Pokok Tunggakan PKB di Jawa Timur Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim Jatim Tumbuh 5,84 Persen dan TPT Turun Jadi 3,42 Persen, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kesempatan Kerja Gubernur Khofifah Perkuat Semangat Kemerdekaan Lewat Pasar Murah dan Pembagian Ribuan Bendera di Gresik Jaga Jatim Tetap Damai di Era Digital, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Positif di Ruang Siber

Ekonomi & Bisnis

AAJI Fokus Perkuat Ketahanan Siber dan Risiko Industri Asuransi Jiwa

badge-check


AAJI Fokus Perkuat Ketahanan Siber dan Risiko Industri Asuransi Jiwa Perbesar

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menggelar Chief Risk Officer (CRO) Forum 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan risiko industri asuransi jiwa di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Forum yang mengusung tema “Navigating Geopolitical Uncertainty: Strengthening Risk Resilience for Indonesia’s Life Insurance Industry” tersebut menghadirkan regulator, ekonom, praktisi, dan pelaku industri guna membahas strategi pengelolaan risiko yang adaptif dan berkelanjutan.

Ketua Bidang Hukum dan Kepatuhan AAJI, Robbi Yanuar Walid, mengatakan industri asuransi jiwa saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama akibat percepatan transformasi digital, pengelolaan data, hingga meningkatnya ancaman siber.
Menurutnya, risiko-risiko tersebut perlu diantisipasi secara terstruktur agar industri mampu menjaga stabilitas operasional sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap nasabah.

Selain risiko siber, forum tersebut juga menyoroti tekanan global seperti inflasi, volatilitas pasar keuangan, kenaikan suku bunga, serta dinamika geopolitik yang dinilai dapat memengaruhi kinerja industri asuransi jiwa nasional.

AAJI menilai penguatan tata kelola, manajemen risiko terintegrasi, serta kecukupan modal menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan industri menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Melalui forum ini, AAJI berharap perusahaan asuransi jiwa di Indonesia dapat semakin siap menghadapi perubahan global, meningkatkan ketahanan operasional, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap industri perasuransian nasional.

Baca Lainnya

Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim

6 August 2026 - 07:02 WIB

Jatim Tumbuh 5,84 Persen dan TPT Turun Jadi 3,42 Persen, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kesempatan Kerja

6 August 2026 - 02:02 WIB

Pendidikan Vokasi Jadi Kunci SDM Unggul, Gubernur Khofifah Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Dunia Industri

4 August 2026 - 07:13 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis