Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat Akad Massal KPR Sejahtera Disaksikan Presiden Prabowo, Khofifah Pastikan Ekosistem Rumah Subsidi Jatim Terus Diperkuat Perkuat Stabilitas Harga Pangan, Gubernur Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah di Kabupaten Tuban

Ekonomi & Bisnis

Khofifah Dorong Kolaborasi Jawa Timur–Yaman di Sektor Pendidikan dan Investasi

badge-check


Khofifah Dorong Kolaborasi Jawa Timur–Yaman di Sektor Pendidikan dan Investasi Perbesar

Hubungan Persaudaraan antara Jatim dan Hadramaut Sudah Terbangun Kuat, Optimis Akan Kuatkan Ekonomi Dua Wilayah

SURABAYA, 18 MEI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Yaman untuk Indonesia, H.E. Mr. Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (18/5). 

Pertemuan berlangsung sangat strategis khususnya dalam meningkatkan hubungan yang sudah terjalin antara Indonesia dan Yaman. 

Gubernur Khofifah menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyambut baik inisiatif memperkuat hubungan antara Jawa Timur dan Yaman melalui penjajakan kerjasama di sektor investasi, pendidikan, perdagangan dan budaya. 

"Beliau bersama tim telah mendiskusikan beberapa hal strategis untuk ditindaklanjuti kerjasama teknis di sektor pendidikan, perdagangan dan budaya. Namun, prosesnya tentu sesuai dengan rekomendasi Kementerian Luar Negeri, Kementerian dalam Negeri dan DPRD Provinsi Jawa Timur," kata Khofifah. 

Menurut Khofifah, di sektor perdagangan antara Jawa Timur dan Republik Yaman menunjukkan tren positif. Tercatat tahun 2021-2025, nilai ekspor Jawa Timur ke Yaman fluktuatif dengan tren pertumbuhan rata-rata 24,08% per tahun. 

Kemudian tahun 2025, nilai ekspor mencapai sekitar USD 14,6 juta, dengan komoditas utama berupa olahan tepung (USD 5,8 juta), sabun dan preparat pembersih (USD 3,69 juta), kertas dan karton (USD 1,5 juta) serta produk kaca, makanan olahan, perlengkapan listrik dan produk perikanan.

"Sedangkan nilai impor Jawa Timur dari Yaman tercatat sebesar USD 1,97 juta, sehingga menghasilkan surplus perdagangan bagi Jawa Timur sekitar USD 12,63 juta," jelas Khofifah. 

Sedangkan untuk kerjasama di bidang perdagangan, menurut Gubernur Khofifah sangat potensial untuk ditingkatkan terlebih karena ada beberapa diksi bahasa Indonesia yang digunakan untuk Makanan Indonesia. Seperti gado-gado, nasi goreng, rujak, sambel dan mie instan. Selain itu, hari ini duta besar akan bertemu dengan para pedagang-pedagang di Surabaya. 

"Betapa persaudaraan antara Indonesia dan Yaman terutama Provinsi Hadramaut sudah begitu kuat berjalan luar biasa," tuturnya. 

“Dan banyak produk dari Yaman yang kita temui di sini. Seperti madu Yaman sering kita lihat sebagai  oleh-oleh haji atau umroh , selain itu lagu lagu dari Yaman juga populer di sini,” imbuhnya.

Di sektor budaya, Gubernur Khofifah mengatakan hubungan historis dan kultural yang telah terjalin sejak berabad-abad lalu tumbuh melalui jalur perdagangan maritim, penyebaran ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman serta interaksi antar masyarakat yang pengaruhnya terasa sampai saat ini. 

"Keberadaan komunitas Arab-Hadhrami di Surabaya dan berbagai wilayah Jawa Timur lainnya kawasan Ampel di Surabaya menjadi simbol kuat dari hubungan sejarah tersebut. Nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kontribusi sosial yang diwariskan oleh komunitas Hadhrami telah menjadi bagian penting dari perkembangan masyarakat Jawa Timur," ungkapnya. 

Lebih lanjut, hubungan pendidikan antara Indonesia dan Jawa Timur terutama untuk belajar di Yaman tinggi sekali sehingga ada pertukaran mahasiswa Yaman bisa belajar di Indonesia terutama di Jawa Timur dan sebaliknya mahasiswa Jawa Timur belajar ke Yaman karena memang perspektif keberagamannya moderasi.

"Menjadi bagian penting membangun pendidikan terutama di sektor jurusan agama tetapi bahwa mereka mendapatkan penguatan bagaimana moderasi diantara komunitas dimana mereka akan mengabdikannya," jelasnya. 

Sementara itu Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Yaman untuk Indonesia, H.E. Mr. Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang menerima kunjungan di Provinsi Jawa Timur. 

Pertemuan dikhususkan perbincangan rencana dan wacana kerjasama di bidang pendidikan dan kebudayaan antara Jawa Timur dan beberapa Provinsi di Yaman. Sebagai contoh, Provinsi Hadramaut dengan Provinsi Jawa Timur bukan sekadar hubungan biasa melainkan seperti saudara kandung karena banyak masyarakat Yaman yang hijrah ke Indonesia. 

"Mereka mempunyai peran yang begitu besar di negeri ini maka sekarang kita ingin membangun kembali hubungan tersebut baik di sektor pendidikan, kebudayaan dan ekonomi. Semoga semua rencana ini dapat tercapai," pungkasnya. 

Baca Lainnya

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

1 August 2026 - 02:37 WIB

Akad Massal KPR Sejahtera Disaksikan Presiden Prabowo, Khofifah Pastikan Ekosistem Rumah Subsidi Jatim Terus Diperkuat

31 July 2026 - 08:07 WIB

Perkuat Stabilitas Harga Pangan, Gubernur Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah di Kabupaten Tuban

31 July 2026 - 02:42 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis