Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat Akad Massal KPR Sejahtera Disaksikan Presiden Prabowo, Khofifah Pastikan Ekosistem Rumah Subsidi Jatim Terus Diperkuat Perkuat Stabilitas Harga Pangan, Gubernur Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah di Kabupaten Tuban

Politik & Pemerintahan

Pertahanan yang Kuat Disebut Presiden sebagai Jaminan Stabilitas dan Kedaulatan Bangsa

badge-check


Pertahanan yang Kuat Disebut Presiden sebagai Jaminan Stabilitas dan Kedaulatan Bangsa Perbesar

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kekuatan pertahanan menjadi syarat utama dalam menjaga stabilitas serta kedaulatan negara di tengah situasi geopolitik dunia yang penuh ketidakpastian.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden usai penyerahan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru untuk TNI Angkatan Udara di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Penambahan alutsista itu meliputi pesawat tempur Rafale, pesawat Falcon 8X, Airbus A400M MRTT, hingga sistem persenjataan dan radar modern.

Presiden menyebut penambahan kekuatan alutsista merupakan salah satu tonggak penting dalam memperkuat sistem pertahanan nasional. Menurutnya, Indonesia harus terus meningkatkan kemampuan pertahanan sebagai langkah penangkal atau deterrent guna menjaga kepentingan nasional dan keutuhan wilayah negara.

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan lain selain menjaga wilayah kedaulatan sendiri, baik di darat, laut, maupun udara. Karena itu, pembangunan kekuatan pertahanan akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Presiden juga menyoroti kondisi geopolitik global yang dinilai semakin dinamis dan tidak menentu. Dalam situasi tersebut, pertahanan yang kuat dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus menjamin kedaulatan bangsa.

Pemerintah berkomitmen melanjutkan modernisasi pertahanan nasional dengan memperkuat seluruh matra pertahanan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan strategis di masa mendatang.

Selain penguatan alutsista, pembangunan pertahanan nasional juga diarahkan pada peningkatan kemampuan sumber daya manusia, teknologi pertahanan, serta penguatan industri pertahanan dalam negeri agar Indonesia semakin mandiri dan memiliki daya saing global.

Sumber : InfoPublik

Baca Lainnya

Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi

15 July 2026 - 01:49 WIB

Gubernur Khofifah: Keberhasilan Birokrasi Diukur dari Manfaat Nyata yang Dirasakan Masyarakat melalui Pelayanan Publik Berkualitas

2 July 2026 - 10:54 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Kepemimpinan Tidak Cukup Administratif, tetapi Harus Mampu Menginspirasi dan Membangun Kesadaran Masyarakat

26 June 2026 - 03:58 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan