Menu ✖

Dark Mode
Perkuat Sinergi Forkopimda, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Silaturahmi Harakiyah Bersama Kodam V/Brawijaya Libatkan 102 Perusahaan, Gubernur Khofifah Dorong Pencari Kerja Hadiri Job Fair Inklusif 2026 HIKAM Siapkan Apresiasi Kinerja Pengurus Daerah pada Haul ke-5 Abah Yai Djamal Biro Adpim Jatim dan DSC Siap Gelar Halaqah Santri Digital 2026 di Jombang Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Kuatkan Empati dan Kegigihan Gubernur Khofifah Apresiasi Program SIKAP Jatim yang Sukses Sabet Penghargaan Inovasi Membangun Negeri

Ekonomi & Bisnis

Bappenas Dorong Partisipasi Berbagai Pihak dalam Mewujudkan Pembangunan yang Tidak Meninggalkan Siapa Pun

badge-check


Bappenas Dorong Partisipasi Berbagai Pihak dalam Mewujudkan Pembangunan yang Tidak Meninggalkan Siapa Pun Perbesar

JAKARTA – Kementerian PPN/Bappenas terus mendorong kolaborasi multipemangku kepentingan guna memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, sektor swasta, hingga komunitas masyarakat dalam mendukung pengarusutamaan gender dan inklusi sosial.

Bappenas menilai pembangunan inklusif tidak dapat dijalankan hanya oleh pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar seluruh kelompok masyarakat, termasuk kelompok rentan, perempuan, penyandang disabilitas, lansia, dan masyarakat marginal dapat memperoleh akses, kesempatan, serta manfaat pembangunan secara setara.

Melalui studi baseline kolaborasi multipemangku kepentingan, Bappenas berupaya memetakan kondisi aktual kerja sama lintas sektor dalam mendukung pengarusutamaan gender, disabilitas, dan inklusi sosial. Kajian tersebut diharapkan menjadi dasar untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mendorong pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan.

Bappenas juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan dan komunikasi antarpemangku kepentingan agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Pemerintah berharap adanya kolaborasi yang kuat dapat mempercepat pencapaian target pembangunan nasional sekaligus mewujudkan prinsip “tidak ada seorang pun yang tertinggal” dalam proses pembangunan.

Selain itu, penguatan inklusi sosial dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, berbagai kebijakan pembangunan ke depan akan terus diarahkan agar mampu menciptakan ruang partisipasi yang lebih luas bagi seluruh elemen masyarakat.

Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan yang inklusif bukan hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan keadilan sosial, pemerataan kesempatan, dan perlindungan terhadap kelompok masyarakat yang selama ini rentan mengalami ketimpangan akses pembangunan.

Sumber : InfoPublik

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Dekatkan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau Bagi Masyarakat Pacitan

27 October 2026 - 01:53 WIB

Hasilkan Rp1,218 Triliun, Gubernur Khofifah Sebut Misi Dagang Jatim-Aceh Bukan Proses Instan

19 October 2026 - 12:43 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Gubernur Khofifah Ajak Pemangku Kepentingan Perkuat Sektor Pangan Jatim

16 October 2026 - 06:39 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis