Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Sosial & Budaya

Kemendikdasmen Optimalkan Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Papua Barat

badge-check


Kemendikdasmen Optimalkan Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Papua Barat Perbesar

Teluk Bintuni, Petik – Pemerintah terus memperkuat transformasi pendidikan melalui digitalisasi pembelajaran hingga ke wilayah terpencil. Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam upaya pemerataan akses pendidikan berbasis teknologi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi merupakan langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Karena itu, pemerintah terus memperluas akses perangkat dan sarana pembelajaran digital di sekolah-sekolah.

Melalui Program Digitalisasi Pembelajaran, Kemendikdasmen menyalurkan berbagai perangkat pendukung seperti Interactive Flat Panel (IFP), laptop, serta media penyimpanan konten pembelajaran ke satuan pendidikan di Teluk Bintuni. Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Revitalisasi Satuan Pendidikan, SMA Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran.

Pada 2025, sebanyak 167 satuan pendidikan di Teluk Bintuni menerima bantuan perangkat IFP yang mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, hingga SMK. Pemerintah juga berencana menambah dukungan perangkat digital pada 2026 agar pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar semakin optimal.

Selain penyediaan perangkat, pemerintah turut memperkuat kapasitas tenaga pendidik melalui pelatihan guru, bantuan laptop, paket pembelajaran digital, serta penguatan infrastruktur pendukung. Langkah ini dilakukan agar transformasi digital tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana, tetapi juga peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi secara efektif.

Melalui percepatan digitalisasi pembelajaran, pemerintah berharap peserta didik di wilayah terpencil dapat memperoleh akses pendidikan yang setara dengan daerah lain. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Sumber: InfoPublik.id

Baca Lainnya

Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim

13 September 2026 - 04:38 WIB

Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

12 September 2026 - 11:23 WIB

Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif

12 September 2026 - 02:05 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya