Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Ekonomi & Bisnis

Sinergi Fiskal dan Perencanaan Pembangunan Jadi Kunci Keberhasilan Program Prioritas Nasional

badge-check

Jakarta, Petik – Pemerintah memastikan kebijakan fiskal dan perencanaan pembangunan nasional terus berjalan selaras dengan arahan Presiden guna mendukung pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan. Sinkronisasi antara perencanaan pembangunan dan pengelolaan anggaran dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga efektivitas pelaksanaan program prioritas sekaligus memastikan pemanfaatan sumber daya negara berlangsung optimal.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bersama Kementerian Keuangan terus memperkuat koordinasi agar setiap kebijakan pembangunan dapat diterjemahkan ke dalam program dan alokasi anggaran yang tepat sasaran. Keselarasan tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan nasional serta mempercepat realisasi agenda strategis pemerintah di berbagai sektor.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh perencanaan pembangunan harus berorientasi pada hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, penyusunan program pembangunan dan kebijakan fiskal dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan nasional, kondisi ekonomi terkini, serta arah pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain mendukung keberlanjutan program prioritas, sinergi antara kebijakan fiskal dan perencanaan pembangunan juga diarahkan untuk memperkuat stabilitas ekonomi nasional. Melalui pengelolaan anggaran yang sehat, efektif, dan terukur, pemerintah berharap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperluas pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah juga menekankan pentingnya harmonisasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program pembangunan. Keselarasan perencanaan dan penganggaran di berbagai tingkatan pemerintahan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program sekaligus menghindari tumpang tindih kebijakan yang dapat menghambat pencapaian target pembangunan.

Dengan koordinasi yang semakin kuat antara perencanaan pembangunan dan kebijakan fiskal, pemerintah optimistis berbagai program prioritas nasional dapat berjalan sesuai target. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berdaya saing, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis