Jakarta, Petik – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) terus memperkuat berbagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan desa sekaligus mengurangi jumlah desa tertinggal di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan pengembangan ekonomi desa yang berkelanjutan guna mewujudkan pemerataan pembangunan nasional.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menegaskan bahwa pembangunan desa tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Menurutnya, dibutuhkan sinergi yang kuat antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, serta masyarakat agar pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Saat ini masih terdapat ribuan desa yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur dasar, akses layanan pendidikan dan kesehatan, hingga peluang pengembangan ekonomi masyarakat. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah untuk terus menghadirkan program pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat desa.
Salah satu fokus utama pemerintah adalah memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi lokal. Berbagai BUMDes di sejumlah daerah telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, bahkan mampu menghasilkan pendapatan hingga miliaran rupiah setiap tahun serta memasarkan produk unggulan desa ke pasar internasional.
Selain penguatan BUMDes, Kemendes PDT juga mendorong keterlibatan desa dalam berbagai program strategis nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga kini, ratusan BUMDes telah berpartisipasi sebagai pemasok bahan baku untuk mendukung program tersebut, sehingga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat desa.
Pemerintah meyakini bahwa penguatan ekonomi desa merupakan salah satu kunci utama untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah. Dengan meningkatnya produktivitas dan kemandirian ekonomi desa, kesejahteraan masyarakat dapat tumbuh secara lebih merata dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi yang semakin luas serta penguatan berbagai program pemberdayaan masyarakat, Kemendes PDT optimistis desa-desa di Indonesia mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Sumber: InfoPublik.




















