Menu

Dark Mode
Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, Gubernur Khofifah Dorong Partisipasi Masyarakat Lestarikan Ekosistem Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

Ekonomi & Bisnis

Investasi dan Hilirisasi Industri Kesehatan Diproyeksikan Perkuat Perekonomian Indonesia

badge-check


Investasi dan Hilirisasi Industri Kesehatan Diproyeksikan Perkuat Perekonomian Indonesia Perbesar

Jakarta, Petik – Sektor kesehatan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui penguatan investasi, peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, serta pengurangan ketergantungan terhadap impor produk kesehatan, industri kesehatan diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa sektor kesehatan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan menarik investasi. Untuk itu, pemerintah terus mendorong pengembangan industri farmasi, alat kesehatan, laboratorium, hingga layanan kesehatan berbasis teknologi.

Menurutnya, meningkatnya belanja kesehatan nasional harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi dalam negeri. Selama ini, kebutuhan farmasi dan alat kesehatan masih banyak dipenuhi melalui impor sehingga nilai tambah yang dihasilkan belum sepenuhnya dinikmati oleh Indonesia.

Pemerintah mengajak pelaku usaha dan investor untuk memperkuat ekosistem industri kesehatan nasional melalui pembangunan fasilitas produksi, pengembangan riset dan inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Selain itu, pengembangan kawasan industri kesehatan dan kemudahan investasi terus didorong guna menarik masuknya modal baru. Dengan industri kesehatan yang semakin kuat, Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga berpeluang memperluas pasar ke tingkat internasional.

Prospek industri farmasi, alat kesehatan, dan berbagai produk kesehatan lainnya dinilai sangat menjanjikan. Potensi tersebut didukung oleh jumlah penduduk yang besar, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, serta kebutuhan layanan kesehatan yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan lembaga penelitian, sektor kesehatan diharapkan berkembang menjadi salah satu pilar utama perekonomian nasional sekaligus memperkuat kemandirian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.

Sumber: InfoPublik.id

Baca Lainnya

Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar

25 July 2026 - 03:50 WIB

Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

24 July 2026 - 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

24 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis