Menu ✖

Dark Mode
Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220 Gubernur Khofifah Hadir Langsung di Pronojiwo Lumajang, Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Ekonomi & Bisnis

ATR/BPN Fokuskan Anggaran 2027 untuk Pelayanan Publik

badge-check


ATR/BPN Fokuskan Anggaran 2027 untuk Pelayanan Publik Perbesar

Jakarta, Petik — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai menyusun dasar anggaran tahun 2027 dengan fokus pada efisiensi serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pembahasan dilakukan melalui sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah agar perencanaan tidak sekadar administratif, tetapi berorientasi pada hasil nyata. Pendekatan ini diharapkan mampu memastikan setiap program memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

ATR/BPN menegaskan bahwa efisiensi anggaran harus sejalan dengan peningkatan kualitas layanan, khususnya di sektor pertanahan dan tata ruang. Dengan pengelolaan yang lebih tepat sasaran, pelayanan publik diharapkan menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, perencanaan anggaran juga diarahkan untuk mengoptimalkan penerimaan negara, terutama dari layanan pertanahan. Koordinasi antara pusat dan daerah menjadi kunci untuk mencapai keseimbangan antara target pendapatan dan kualitas pelayanan.

Dalam proses penyusunan, berbagai usulan program dari satuan kerja telah dikelompokkan ke dalam prioritas utama. Hal ini dilakukan agar arah kebijakan tetap fokus serta memudahkan evaluasi kinerja ke depan.

ATR/BPN juga mengakui adanya sejumlah tantangan, seperti keterbatasan waktu dan belum optimalnya perhitungan awal. Untuk itu, pemerintah berupaya memperkuat mitigasi risiko serta meningkatkan kualitas perencanaan sejak tahap awal agar lebih akurat dan akuntabel.

Melalui langkah ini, pemerintah optimistis anggaran 2027 dapat menjadi landasan kuat dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik di bidang pertanahan dan tata ruang.

Baca Lainnya

Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama

5 November 2026 - 01:50 WIB

Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220

3 November 2026 - 06:24 WIB

Gelar Pasar Murah ke-218 di Mojoagung, Gubernur Khofifah Ringankan Beban Pengeluaran Warga Jombang

1 November 2026 - 06:49 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis