Menu

Dark Mode
Pelantikan PW PII Jatim Jadi Momentum Penguatan Kolaborasi, Gubernur Khofifah Dorong Inovasi Lintas Sektor Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, Gubernur Khofifah Dorong Partisipasi Masyarakat Lestarikan Ekosistem Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar

Sosial & Budaya

Gubernur Khofifah Dorong RSI Masyithoh Bangil Jadi Pusat Layanan Vaksinasi Internasional Berbasis Umat, Perkuat Konektivitas Kesehatan Global Jatim

badge-check


Gubernur Khofifah Dorong RSI Masyithoh Bangil Jadi Pusat Layanan Vaksinasi Internasional Berbasis Umat, Perkuat Konektivitas Kesehatan Global Jatim Perbesar

PASURUAN, 5 JANUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Ruang Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh Bangil, Pasuruan, Minggu (4/1).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Erwin Astha Triyono, Direktur RSI Masyithoh Bangil dr. Handayanto, Ketua Muslimat NU Bangil Anisah Syakur, serta Ketua Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU) Bangil Asfihani.

Hal ini sekaligus sebagai penguatan layanan kesehatan sekaligus penguatan peran lembaga kesehatan berbasis umat.

Momentum peresmian ini sekaligus dirangkai dengan Hari Lahir (Harlah) RSI Masyithoh Bangil ke-61 serta peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. RSI Masyithoh Bangil sendiri merupakan rumah sakit yang didirikan oleh Muslimat NU melalui YKM NU Bangil pada 1989, yang hingga kini konsisten menghadirkan layanan kesehatan bagi umat.

Gubernur Khofifah yang juga Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU ini pun mengaku bangga atas kiprah panjang Muslimat NU dalam bidang kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan ibu dan keluarga, yang terus berkembang hingga mampu menghadirkan fasilitas vaksinasi internasional.

“Alhamdulillah, syukur kita panjatkan ke haribaan Allah SWT. Hari ini adalah Harlah ke-61 RSI Masyithoh Bangil di dalam koordinasi YKM NU ini. Sehingga, saya ingin menyampaikan bahwa perjuangan Muslimat NU di dalam bidang kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi, itu luar biasa,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, capaian RSI Masyithoh Bangil tidak terlepas dari peran para pendiri YKM NU, di antaranya Nyai Solichah Wahid yang merupakan bunda Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), serta Solihah Saifuddin Zuhri, istri tokoh nasional KH Saifuddin Zuhri.

Khofifah mengisahkan, Nyai Solichah Wahid sejak awal telah menanamkan visi kuat tentang pentingnya ketahanan keluarga dan layanan kesehatan ibu dan anak. Bahkan pada Kongres Muslimat NU tahun 1953, Nyai Solichah mendorong seluruh cabang Muslimat NU untuk mendirikan Bidan dan Klinik Ibu dan Anak (BKIA).

“Bu Nyai Solichah Wahid itu di mana-mana selalu berpesan jaga keluargamu, jaga keluargamu, jaga keluargamu. Tahun 1953 saat Kongres Muslimat meminta cabang-cabang Muslimat NU Supaya mendirikan Klinik Ibu dan Anak atau BKIA,” terangnya.

“Waktu itu BKIA, berkembang jadi Rumah Sakit Ibu dan Anak atau RSIA sebelum menjadi RSI seperti sekarang,” lanjut Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah juga mengenang amanat Nyai Solichah Wahid kepadanya untuk mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera, saat dirinya masih menjabat sebagai anggota DPR RI.

“Beliau selalu mengatakan, “Nak Khofifah, UU ini tolong disosialisasikan bagaimana sesungguhnya membangun keluarga yang sejahtera, keluarga yang maslahah.” Karena insya Allah dalam maslahah itu ada sakinah, mawadah, warahmah. Maka, terminologi PBNU tentang Keluarga Maslahah sebenarnya adalah konsep dari Muslimat NU,” ungkapnya.

Dalam konsep tersebut, lanjut Khofifah, terdapat nilai _co-parenting_ dan musyawarah dalam keluarga, sehingga tercipta relasi suami-istri yang saling menguatkan sesuai tuntunan Al-Qur’an.

Gubernur Khofifah berharap RSI Masyithoh Bangil terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan Allah anugerahkan kita semua putra-putri yang soleh-soleha, manfaat, dan barokah. Dan semoga kita terus bisa memberikan lainan terbaik dan terus memberikan penyemayan kemanfaatan bagi masyarakat. Terus sukses, seluruh timnya solid,” pungkasnya.

Kepala Biro Adm. Pimpinan

Pulung Chausar

Baca Lainnya

Pelantikan PW PII Jatim Jadi Momentum Penguatan Kolaborasi, Gubernur Khofifah Dorong Inovasi Lintas Sektor

27 July 2026 - 08:05 WIB

Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, Gubernur Khofifah Dorong Partisipasi Masyarakat Lestarikan Ekosistem

27 July 2026 - 03:14 WIB

Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya

26 July 2026 - 09:42 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya