Menu

Dark Mode
Pelabuhan Hijau dan Cerdas Perkuat Daya Saing Logistik, Gubernur Khofifah Nyatakan Kesiapan Jawa Timur Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi Gubernur Khofifah Apresiasi Dukungan DPRD, Pengelolaan APBD Jatim 2025 Dinilai Transparan dan Akuntabel Pengukuhan MUI Jawa Timur Jadi Momentum Penguatan Sinergi Ulama dan Umara, Gubernur Khofifah Soroti Tantangan Sosial di Era Digital Gubernur Khofifah Sebut Salak Madu Wonoagung Berpotensi Menjadi Ikon Hortikultura Jawa Timur dengan Prospek Pasar yang Menjanjikan Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital

Sosial & Budaya

Gubernur Khofifah Hadirkan Riyayan Penuh Kehangatan Hingga Hari Terakhir, Warga Tetap Membludak

badge-check


Gubernur Khofifah Hadirkan Riyayan Penuh Kehangatan Hingga Hari Terakhir, Warga Tetap Membludak Perbesar

SURABAYA, 23 MARET 2026 – Antusiasme ribuan warga untuk bersilaturahim dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada hari terakhir gelaran riyayan Idul Fitri 1447 H tak surut. Bahkan sejak pagi, warga tetap memadati kediaman Gubernur Khofifah di kawasan Jemursari, Surabaya, Senin (23/3).

Masyarakat tampak sangat gembira bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di Jawa Timur tersebut, sekaligus sebagai wujud semangat gotong royong yang terus terjaga antara pemimpin dan masyarakat untuk bersama-sama membangun Jawa Timur.

Masyarakat dari berbagai kalangan tampak tertib mengantri untuk bersalaman langsung dengan Gubernur Khofifah. Tidak sedikit yang hadir bersama keluarga, termasuk anak-anak, untuk merasakan suasana kebersamaan di momen Lebaran. Tampak anak-anak yang hadir menyumbangkan suaranya untuk menyanyi di hadapan warga. 

Dengan penuh keramahan, Gubernur Khofifah menyapa satu per satu warga yang hadir. Ia juga melayani permintaan swafoto sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat yang ingin mengabadikan momen kebersamaan tersebut.

Pada setiap warga yang datang, Gubernur Khofifah menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus selamat Hari Raya Idul Fitri.

"Matur suwun atas kerawuhannya, selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin," ujarnya. 

Selain bersilaturahim, masyarakat juga disuguhi beragam hidangan dari pelaku UMKM dan pedagang kaki lima, mulai dari soto ayam, tahu campur, bakso, mi ayam hingga nasi goreng.

“Makanan yang dihidangkan untuk warga ini adalah dari UMKM maupun pedagang kali lima yang memang sehari-harinya berjualan di sekitar Jemursari. Jadi sambil silaturahim sambil “nglarisi” dagangan dan berbagai rezeki,” ujarnya. 

Ia menyebut bahwa kegiatan riyayan di kediaman pribadi ini memiliki tujuan mempererat persaudaraan, memperkuat tali silaturahmi, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun kehidupan yang lebih baik. 

“Dengan bersalaman langsung dengan masyarakat Insya Allah mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” tegasnya. 

Ia menambahkan, tradisi ini juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan serta meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

Suasana riyayan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Warga yang hadir tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga merasakan langsung kedekatan dengan pemimpinnya.

Sementara itu, salah seorang warga bernama Andiah asal Bendul Merisi Surabaya mengatakan bahwa ini merupakan pengalaman pertamanya untuk bersilaturahmi di Kediaman Gubernur Jatim Khofifah. 

Ia mengaku telah melaksanakan mudik dan baru saja kembali ke Surabaya. Bersama tetangga sekitar rumahnya, ia berbondong-bondong menuju kediaman Gubernur Khofifah. 

"Alhamdulillah tadi saya nunut tetangga saya untuk silaturahim di rumahnya Ibu Gubernur. Mudah-mudahan tahun depan bisa bersilaturahim lagi Ibu Gubernur,” ucapnya dengan gembira. 

Selain Andiah, ada juga Ida asal Tambaksari Surabaya. Ia datang bersama suami dan anaknya sengaja untuk berlebaran dengan Gubernur Jatim. 

"Saya dengar ada juga acara ini di Grahadi. Tapi karena kemarin masih mudik, hari ini baru bisa kesini dengan suami dan anak saya. Senang sekali, walaupun ramai tapi alhamdulillah bisa dapat sangu dan bingkisan juga dari Ibu Khofifah," tuturnya. 

“Kami berharap tahun-tahun berikutnya tradisi riyayan dengan Ibu Gubernur terus diadakan. Kami senang bisa bertemu langsung menjabat tangannya beliau,” harapnya.

 

Baca Lainnya

Pengukuhan MUI Jawa Timur Jadi Momentum Penguatan Sinergi Ulama dan Umara, Gubernur Khofifah Soroti Tantangan Sosial di Era Digital

14 July 2026 - 10:09 WIB

Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital

13 July 2026 - 12:36 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Majelis Sholawat Menjadi Ruang Memperkuat Ukhuwah, Kepedulian Sosial, dan Ikhtiar Batin Membangun Jawa Timur

13 July 2026 - 04:11 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya