Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat Akad Massal KPR Sejahtera Disaksikan Presiden Prabowo, Khofifah Pastikan Ekosistem Rumah Subsidi Jatim Terus Diperkuat Perkuat Stabilitas Harga Pangan, Gubernur Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah di Kabupaten Tuban

Sosial & Budaya

Gubernur Khofifah Sebut Ponpes Genggong Miliki Peran Strategis Cetak Generasi Berkarakter dan Menjaga Keutuhan Bangsa

badge-check


Gubernur Khofifah Sebut Ponpes Genggong Miliki Peran Strategis Cetak Generasi Berkarakter dan Menjaga Keutuhan Bangsa Perbesar

Doakan Ribuan Santri-Santriwati Jadi Generasi Ulama, Pemimpin Masa Depan Bangsa dan Membawa Keberkahan bagi Umat

PROBOLINGGO, 19 MEI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama ulama sekaligus tokoh sufi dunia, Al Sheikh Al Sayid Afeefuddin Al-Jailani menyapa ribuan santri dan santriwati Pondok Pesantren Zainul Hasan Gonggeng, Kabupaten Probolinggo pada Senin (18/5).

Kehadiran Gubernur Khofifah dan Sheikh Afeefuddin disambut penuh antusias oleh para santri dan santriwati melalui lantunan shalawat Nabi. Kunjungan ini menjadi momentum penguatan nilai-nilai keislaman, pendidikan karakter, serta motivasi bagi generasi muda pesantren agar terus bersemangat menuntut ilmu dan menjaga akhlakul karimah.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa bahagia dan bangganya dapat kembali hadir di tengah keluarga besar Ponpes Zainul Hasan Genggong. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter, moral, dan peradaban bangsa.

"Sebagai salah satu ponpes tertua di Jawa Timur, Ponpes Genggong bukan sekadar lembaga pendidikan, namun juga tumbuh menjadi benteng pertahanan moral yang sangat kokoh bagi Jawa Timur dan Indonesia," ujarnya. 

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pendidikan pesantren tidak boleh dipandang sebelah mata. Pesantren telah terbukti melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial, sekaligus menanamkan nilai nasionalisme dan religiusitas sebagai fondasi utama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Bukan sekadar tempat menimba ilmu, pesantren menjelma menjadi salah satu pusat tumbuhnya peradaban sekaligus identitas sebuah bangsa," ungkapnya.

Gubernur Khofifah juga menyampaikan bahwa dari pesantren lahir banyak ulama besar yang memberikan kontribusi tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga dunia internasional. Ia pun berpesan kepada para santri agar terus semangat belajar, memperdalam ilmu agama, serta menjaga adab dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

"Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa yang menempuh jalan bersentuhan dengan ilmu maka akan Allah mudahkan jalannya menuju surga Allah SWT. Semangat menempuh pendidikan anak-anakku. Jadilah kebanggan kedua orang tua, kebanggaan para guru, pondok pesantren dan juga kebanggan Jatim dan bangsa Indonesia," pesannya. 

Sementara itu, Al Sheikh Al Sayid Afeefuddin Al-Jailani dalam tausiyahnya menyampaikan harapan besar agar dari Ponpes Zainul Hasan Genggong lahir generasi ulama dan pemimpin masa depan yang mampu membawa keberkahan bagi bangsa dan umat.

Beliau menekankan bahwa ilmu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan mampu mengangkat derajat seseorang melebihi harta maupun kedudukan. Karena itu, seorang penuntut ilmu harus memiliki semangat belajar sekaligus semangat mengajarkan ilmu yang dimiliki kepada sesama.

"Walau nantinya tidak menjadi ulama tersohor dunia, namun kita akan menjadi santri yang cinta kepada Rasullullah SAW dan mendapat cinta dari Allah SWT," tuturnya. 

Menurutnya, para santri merupakan pribadi-pribadi yang dekat dengan rahmat dan kemuliaan Allah SWT. Kesungguhan dalam menuntut ilmu juga menjadi bentuk bakti kepada kedua orang tua serta jalan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sheikh Afeefuddin juga menyampaikan apresiasi dan pujian kepada Gubernur Khofifah yang dinilainya menjadi teladan dalam sikap tawaduk, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

"Beliau mengajarkan kepada kita bagaimana tawaduk, berbuat kebaikan dan keikhlasan kepada sesama," ungkapnya. 

"Bukan hanya sekedar pejabat, tapi mengajarkan kebaikan keikhlasan lalu tawaduk terhadap hamba hamba Allah. Semoga keberkahan selalu menyertai beliau," pungkasnya. 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

2 August 2026 - 07:42 WIB

Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga

2 August 2026 - 03:55 WIB

Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia

1 August 2026 - 11:35 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya