Menu

Dark Mode
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

Sosial & Budaya

Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Transparansi Desa Usai Jatim Raih Penghargaan Terfavorit di Jaga Desa Award 2026

badge-check


Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Transparansi Desa Usai Jatim Raih Penghargaan Terfavorit di Jaga Desa Award 2026 Perbesar

JAKARTA, 21 APRIL 2026 – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan sebagai Provinsi Terfavorit atas Penilaian Submit Film Pendek Jaga Desa Terbanyak Tingkat Provinsi dalam ajang Jaga Desa Award Abpednas 2026.

Penghargaan berupa piala tersebut diserahkan langsung oleh Mendes PDT RI kepada Ketua DPD Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Jawa Timur Badrul Amali yang hadir mewakili Gubernur Jatim, pada puncak gelaran Jaga Desa Award 2026 di Grand Ballroom Hotel Fairmont Jakarta, Minggu (19/4) malam.

Acara yang diinisiasi langsung oleh dan bekerja sama dengan Kejaksaan Republik Indonesia tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional. 

Mulai dari Jaksa Agung ST Burhanuddin, Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (Jamintel) Kejagung yang juga Ketua Pengawas DPP ABPEDNAS Reda Manthovani, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, serta para kepala daerah penerima penghargaan dari seluruh Indonesia.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengucap rasa bangga dan syukurnya atas capaian membanggakan ini. Ia menyebut bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen kuat Pemprov Jatim dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola pemerintahan desa yang baik dan berintegritas.

“Penghargaan ini menjadi cerminan dari komitmen bersama dalam membangun tata kelola desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Khofifah.

Untuk itu secara khusus, Gubernur Khofifah juga mengucapkan terima kasih atas hasil sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat desa, serta aparat penegak hukum dalam mengawal pembangunan desa yang bersih dan berkelanjutan.

"Inovasi melalui film pendek merupakan salah satu sarana edukasi yang dirasa efektif untuk mensosialisasikan pentingnya pengawasan dana desa serta pencegahan penyalahgunaan anggaran di level terbawah," lanjutnya. 

Ia melanjutkan, melalui ajang ini juga diharapkan akan memberi rasa aman tidak hanya bagi perangkat desa untuk berinovasi membangun wilayahnya tetapi juga bagi masyarakat desa secara umum untuk melakukan pengawasan terhadap segala program kerja yang ada di desanya. 

"Para perangkat desa bisa terus berinovasi dengan baik, on the track. Dan masyarakat desa juga merasa lebih aman dalam setiap program kerja yang ada di daerahnya," tuturnya. 

Khofifah menambahkan, penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemerintah daerah di Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di desa, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Semoga capaian ini menjadi energi kolektif untuk terus menghadirkan tata kelola desa yang semakin baik, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Di sisi lain, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) merupakan wujud komitmen Kejaksaan RI dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan desa agar terhindar dari berbagai potensi penyimpangan hukum. 

Program ini sekaligus memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah desa dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan anggaran desa.

Penghargaan yang diraih Jawa Timur diberikan berdasarkan penilaian atas kontribusi daerah dalam mengirimkan karya film pendek bertema Jaga Desa, yang merefleksikan komitmen dalam pembangunan desa, pengawasan penggunaan anggaran, serta praktik tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Selain Pemprov Jatim, prestasi juga diraih oleh Kabupaten Sidoarjo yang mendapatkan penghargaan serupa pada kategori kabupaten. Capaian ini semakin menegaskan posisi Jawa Timur sebagai provinsi yang konsisten dalam mendorong tata kelola desa yang baik dan berintegritas.

"Ajang Jaga Desa Award 2026 sendiri menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat desa dalam mengawal pembangunan nasional berbasis desa yang bersih, transparan, dan berkelanjutan," ungkapnya. 

 

Baca Lainnya

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu

3 August 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

2 August 2026 - 07:42 WIB

Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga

2 August 2026 - 03:55 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya