Menu ✖

Dark Mode
Lantik PW IKA UNAIR Kaltim, Khofifah Tekankan Optimalisasi Aset dan Potensi Daerah sebagai Sumber Pendapatan Baru Perkuat Konektivitas Ekonomi Jatim–Kaltim, Gubernur Khofifah Resmikan Kantor Cabang Bank Jatim di Balikpapan Pendaftaran Tahap Kedua Dibuka 10 Oktober, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi ke-81 Jatim Gubernur Khofifah Tinjau Servis Motor Gratis di Sidoarjo, Dorong Siswa SMK Siap Terjun ke Dunia Kerja Sambut Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Biro Adpim Jatim Persembahkan Dua Penghargaan AHI 2026 Jawa Timur Bersholawat Semarakkan Hari Jadi ke-81, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Kebersamaan

Daerah

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Kerukunan dan Ucapan yang Menyejukkan di Maulid Nabi

badge-check


Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Kerukunan dan Ucapan yang Menyejukkan di Maulid Nabi Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat semangat kedamaian dan kerukunan. Menurutnya, ajaran Nabi Muhammad SAW selalu relevan di tengah dinamika kehidupan bangsa  dan dunia yang majemuk.

“Maulid Nabi bukan sekadar peringatan kelahiran Rasulullah, tetapi juga saat kita merenungkan kembali teladan beliau. Nabi Muhammad  SAW mengajarkan bagaimana hidup dalam damai, saling menghormati, dan menjaga kerukunan meski dalam perbedaan,” kata Khofifah.

Khofifah menekankan bahwa Rasulullah SAW berhasil menyatukan masyarakat Arab yang kala itu terpecah karena konflik kesukuan. Hal ini menjadi contoh penting bagi Indonesia yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama. “Beliau memberikan teladan nyata bahwa persaudaraan tidak mengenal batas etnis maupun agama. Prinsip yang dibangun adalah harmoni, solidaritas, dan kasih sayang,” ucap Khofifah.

Ia juga mengingatkan salah satu sabda Nabi, yang diriwayatkan Imam Bukhari. Yakni,  “Seorang Muslim sejati adalah orang tidak menyakiti orang lain, baik melalui ucapan (lisan), maupuin perbuatan (tangan) mereka, sehingga sesama Muslim merasa aman dari mereka. 

Implementasi ajaran damai Nabi Muhammad SAW bisa dimulai dari hal kecil. Menjaga ucapan, menghargai perbedaan, serta menahan diri dari tindakan yang menyakiti orang lain. Lebih jauh, kerukunan juga berarti memperkokoh solidaritas sosial, membantu sesama tanpa memandang latar belakang, serta menguatkan semangat persaudaraan sebangsa.

Dalam konteks bangsa Indonesia, Khofifah menyebut nilai-nilai Maulid Nabi SAW selaras dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Keragaman suku, agama, dan budaya harus dilihat sebagai anugerah, bukan pemicu pertentangan. Meneladani Nabi berarti menjadikan keberagaman itu sebagai kekuatan untuk membangun persatuan.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menyatakan, pesan ini sangat relevan di era digital saat ini, ketika ujaran kebencian dan fitnah mudah menyebar melalui media sosial. “Kalau pesan ini benar-benar kita terapkan, maka tidak ada lagi perpecahan yang dipicu oleh kata-kata yang menyakiti. Justru yang lahir adalah suasana penuh kedamaian dan kerukunan,” tegas Khofifah.

Ia juga mengungkapkan, Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW adalah agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin). Ajaran itu tidak hanya mengatur hubungan antarmanusia, tetapi juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan menebar kebaikan bagi semua makhluk.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi tahun ini semakin memperkokoh tekad masyarakat Jawa Timur untuk menjaga kebersamaan dan merawat harmoni di tengah perbedaan. “Kerukunan adalah kunci kemajuan. Mari kita jadikan Maulid Nabi sebagai sumber inspirasi untuk merawat Indonesia yang damai dan penuh persaudaraan,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Masuk Raudhah Jadi Momentum, Gubernur Khofifah Ajak Umat Meneladani Keilmuan dan Akhlak Sayyidah Aisyah RA

23 September 2026 - 11:51 WIB

Doakan Muktamar NU ke 35 Lahirkan Pemimpin yang Alim, Wara’, dan Empati yang tulus kepada Umat.

30 August 2026 - 14:08 WIB

Dari Pengungsian Manggarai, Khofifah Pastikan Anak Korban Gempa Dapat Pendampingan Psikososial

24 August 2026 - 01:52 WIB

Berita Populer di Berita