Menu ✖

Dark Mode
350 SMK Serentak Layani Servis Gratis 8.100 Sepeda Motor, Gubernur Khofifah: Vokasi Harus Dekat dengan Praktik Pasar Murah Jadi Ruang Belanja Hemat Sekaligus Promosi Produk Lokal, Gubernur Khofifah Dorong UMKM Terus Tumbuh Dari Ketahanan Menuju Kedaulatan Pangan, Gubernur Khofifah Perkuat Mekanisasi Pertanian di Jatim Gubernur Khofifah: Bantuan Harus Jadi Pengungkit Ketahanan Ekonomi dan Kemandirian Keluarga Kenang Jasa Gubernur Pertama Jawa Timur, Gubernur Khofifah Dorong Keteladanan Kepemimpinan di Era Kini Semarak Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Bagikan Bantuan Pangan dan Hadiah di Mojokerto-Blitar

Sosial & Budaya

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kepedulian Sosial di Hari Kenaikan Yesus Kristus

badge-check


Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kepedulian Sosial di Hari Kenaikan Yesus Kristus Perbesar

SURABAYA, 14 MEI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjunjung tinggi nilai toleransi dan menjaga kerukunan antarumat beragama dalam setiap momentum hari besar keagamaan.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Khofifah dalam rangka peringatan Kenaikan Yesus Kristus yang jatuh pada Kamis (14/5). Menurutnya, peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat iman, meneguhkan persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menurut Khofifah, peringatan Kenaikan Yesus Kristus tidak hanya memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Kristiani, tetapi juga mengandung pesan universal tentang kasih, pengorbanan, pengharapan, dan kepedulian terhadap sesama yang relevan bagi seluruh elemen masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya mengucapkan Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus kepada seluruh umat Kristiani. Semoga momentum  ini semakin memperkuat iman, menumbuhkan harapan, serta menginspirasi kita semua untuk terus menebarkan kasih dan kebaikan kepada sesama,” ujarnya.

Khofifah menegaskan bahwa nilai-nilai  kasih,  kerendahan hati, dan pengorbanan merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, damai, dan penuh toleransi.

Ia menambahkan, semangat tersebut sangat relevan dalam menjaga persaudaraan antarumat beragama sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Jawa Timur yang dikenal majemuk.

“Jawa Timur adalah rumah besar bagi berbagai suku, agama, dan budaya. Karena itu, semangat kasih dan persaudaraan harus terus kita jaga sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Kenaikan Yesus Kristus sebagai sarana refleksi diri sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ia menilai, di tengah berbagai tantangan global dan dinamika sosial yang terus berkembang, solidaritas, empati, dan semangat gotong royong menjadi nilai penting yang harus terus dirawat bersama.

“Melalui momentum ini, mari kita perkuat semangat gotong royong, saling membantu, dan hadir untuk sesama. Kepedulian sosial menjadi kunci dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat sekaligus memperkuat harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Khofifah juga berharap seluruh masyarakat Jawa Timur dapat terus menjaga tradisi toleransi dan kerukunan yang selama ini menjadi kekuatan sosial masyarakat Jawa Timur.

Menurutnya, kerukunan antarumat beragama merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.

“Semoga damai dan sukacita senantiasa menyertai kita semua, serta Jawa Timur terus menjadi provinsi yang rukun, harmonis, dan penuh toleransi,” pungkasnya.

Baca Lainnya

350 SMK Serentak Layani Servis Gratis 8.100 Sepeda Motor, Gubernur Khofifah: Vokasi Harus Dekat dengan Praktik

7 October 2026 - 12:41 WIB

Dari Ketahanan Menuju Kedaulatan Pangan, Gubernur Khofifah Perkuat Mekanisasi Pertanian di Jatim

7 October 2026 - 02:26 WIB

Gubernur Khofifah: Bantuan Harus Jadi Pengungkit Ketahanan Ekonomi dan Kemandirian Keluarga

6 October 2026 - 13:21 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya