Menu

Dark Mode
Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat Investor Global Berebut Masuk Indonesia, Presiden Dorong Keterbukaan Data untuk Perkuat Kepercayaan Pasar Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah Pemerintah Perkuat Sinergi dengan Pesantren untuk Membangun Desa yang Maju dan Berkarakter

Politik & Pemerintahan

Indonesia-Thailand Sepakati Kemitraan Strategis dalam Leaders’ Consultation Perdana

badge-check


Indonesia-Thailand Sepakati Kemitraan Strategis dalam Leaders’ Consultation Perdana Perbesar

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, menyambut resmi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Government House Bangkok, Senin (19/5/2025).

Kunjungan bersejarah ini menandai perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Thailand sekaligus penguatan tonggak kemitraan strategis antar dua negara sahabat di Asia Tenggara.

Dalam pernyataan pers bersama, PM Paetongtarn menyampaikan kehormatan atas kunjungan pertama resmi Presiden Prabowo ke Thailand. Keduanya memimpin langsung pertemuan 1st Leaders’ Consultation yang akan menjadi mekanisme reguler pertukaran pandangan strategis antara kedua kepala negara.

“Kami memimpin secara bersama 1st Leaders’ Consultation, dan ini akan menjadi mekanisme pertukaran pandangan reguler antara pemimpin Indonesia dan Thailand,” jelas Paetongtarn.

Salah satu capaian utama dari pertemuan ini adalah pengumuman pembentukan kemitraan strategis yang menyentuh sektor politik, keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya. Dalam bidang politik dan keamanan, kedua negara menyepakati peningkatan intensitas kunjungan tingkat tinggi dan penguatan kerja sama industri pertahanan serta penanggulangan kejahatan lintas batas.

Pada bidang ekonomi, Presiden Prabowo dan PM Paetongtarn sepakat untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral yang telah mencapai USD18 miliar pada 2024, dan membuka lebih banyak ruang investasi serta pariwisata. Thailand juga menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah pertemuan Joint Trade Commission pertama tahun ini.

Kerja sama di bidang ketahanan pangan, industri halal, energi terbarukan, dan perikanan berkelanjutan juga menjadi perhatian bersama. Hubungan antarmasyarakat akan diperkuat melalui pengembangan sektor pariwisata, termasuk wisata kapal pesiar, kesehatan, dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

Di tingkat regional, kedua negara menegaskan pentingnya sentralitas ASEAN dalam merespons dinamika geopolitik global. Dalam isu Myanmar, Thailand akan bekerja sama dengan Indonesia dan Malaysia untuk mendorong proses damai inklusif di bawah kerangka ASEAN.

Menutup pernyataannya, PM Paetongtarn menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden Prabowo terhadap sektor swasta Thailand di Indonesia dan mengungkapkan keinginannya untuk segera melakukan kunjungan balasan ke Jakarta.

 

Sumber

Baca Lainnya

Delegasi Saint Petersburg Rusia Kunjungi Jawa Timur, Khofifah Optimistis Kerja Sama Berdampak pada Ekonomi dan SDM

13 June 2026 - 02:23 WIB

Gubernur Khofifah: Momentum Hari Lingkungan Hidup Harus Perkuat Perubahan Perilaku Masyarakat

6 June 2026 - 09:00 WIB

Presiden Perkuat Konsolidasi Nasional Lewat Program MBG untuk Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045

4 June 2026 - 01:09 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan