Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital Gubernur Khofifah Sebut Majelis Sholawat Menjadi Ruang Memperkuat Ukhuwah, Kepedulian Sosial, dan Ikhtiar Batin Membangun Jawa Timur Khofifah Sebut Muslimat NU Berpotensi Menjadi Kekuatan Dakwah Digital Terbesar dengan Jejaring hingga Tingkat Desa Terima Peserta ADEM Papua 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Komitmen Jawa Timur Membangun SDM Indonesia dari Sabang hingga Papua Sebanyak 2.436 Atlet Ramaikan Kejurnas Sepatu Roda Jatim Open I, Gubernur Khofifah Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Berkelanjutan Gubernur Khofifah Apresiasi Penghargaan IDEAS 2026, Tegaskan Komunikasi Publik Harus Membangun Kepercayaan dan Partisipasi Masyarakat

Politik & Pemerintahan

Indonesia Tidak Mengakui Langkah Israel soal Somaliland

badge-check


Indonesia Tidak Mengakui Langkah Israel soal Somaliland Perbesar

Jakarta – Indonesia bersama 21 negara lainnya, serta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), secara keras menolak dan mengecam keputusan Israel yang mengakui kedaulatan Somaliland. Sikap tersebut dituangkan dalam pernyataan bersama yang disepakati pada 26 Desember 2025.

Dalam pernyataan itu, langkah Israel dinilai sebagai ancaman serius terhadap stabilitas kawasan dan dianggap sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional. Melalui unggahan di media sosial Kementerian Luar Negeri RI pada Rabu malam (31/12/2025), pengakuan tersebut disebut sebagai bentuk nyata ekspansionisme.

Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa pengakuan terhadap wilayah yang memisahkan diri dari Republik Federal Somalia berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap perdamaian serta keamanan internasional. Indonesia dan negara-negara mitra juga menilai tindakan tersebut bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya prinsip penghormatan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah negara.

Pernyataan bersama itu kembali menegaskan dukungan penuh terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Republik Federal Somalia. Pengakuan sepihak atas sebagian wilayah Somalia dinilai sebagai preseden berbahaya yang dapat merusak tatanan hukum internasional.

Selain itu, Indonesia menyampaikan kekhawatiran mendalam bahwa pengakuan ini dapat dimanfaatkan sebagai dalih untuk mendorong pengusiran paksa rakyat Palestina dari tanah mereka.

Israel secara resmi mengumumkan pengakuan terhadap Somaliland pada Jumat (26/12/2025), menjadikannya negara pertama di dunia yang mengakui wilayah yang memproklamasikan pemisahan diri dari Somalia sejak 1991. Sementara itu, pemerintah Somalia yang berbasis di Mogadishu tetap menolak klaim kemerdekaan Somaliland dan menganggap setiap bentuk keterlibatan langsung dengan wilayah tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah: Keberhasilan Birokrasi Diukur dari Manfaat Nyata yang Dirasakan Masyarakat melalui Pelayanan Publik Berkualitas

2 July 2026 - 10:54 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Kepemimpinan Tidak Cukup Administratif, tetapi Harus Mampu Menginspirasi dan Membangun Kesadaran Masyarakat

26 June 2026 - 03:58 WIB

Buka Rakerprov KONI Jatim, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Pembinaan, Sport Science, Tata Kelola dan Jejaring Olahraga

24 June 2026 - 11:15 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan