Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital Gubernur Khofifah Sebut Majelis Sholawat Menjadi Ruang Memperkuat Ukhuwah, Kepedulian Sosial, dan Ikhtiar Batin Membangun Jawa Timur Khofifah Sebut Muslimat NU Berpotensi Menjadi Kekuatan Dakwah Digital Terbesar dengan Jejaring hingga Tingkat Desa Terima Peserta ADEM Papua 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Komitmen Jawa Timur Membangun SDM Indonesia dari Sabang hingga Papua Sebanyak 2.436 Atlet Ramaikan Kejurnas Sepatu Roda Jatim Open I, Gubernur Khofifah Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Berkelanjutan Gubernur Khofifah Apresiasi Penghargaan IDEAS 2026, Tegaskan Komunikasi Publik Harus Membangun Kepercayaan dan Partisipasi Masyarakat

Ekonomi & Bisnis

Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Bersama Eurasia untuk Mendukung Infrastruktur Rendah Emisi dan Berkelanjutan

badge-check


Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Bersama Eurasia untuk Mendukung Infrastruktur Rendah Emisi dan Berkelanjutan Perbesar

Jakarta, Petik – Indonesia terus memperkuat kerja sama internasional dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang kian kompleks. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin kemitraan dengan negara-negara di kawasan Eurasia untuk mendorong pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang mampu meningkatkan ketahanan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada percepatan pembangunan berbagai proyek infrastruktur yang tidak hanya menopang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim. Melalui kerja sama ini, Indonesia berupaya memanfaatkan dukungan teknologi, inovasi, serta investasi guna meningkatkan kualitas pembangunan nasional.

Kerja sama Indonesia dengan negara-negara Eurasia mencakup berbagai bidang strategis, seperti pengembangan teknologi perlindungan kawasan pesisir, sistem peringatan dini bencana, serta pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh menghadapi cuaca ekstrem dan kenaikan permukaan air laut. Langkah ini dinilai penting karena Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kerentanan yang cukup tinggi terhadap dampak perubahan iklim.

Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di masa depan harus mengedepankan prinsip keberlanjutan, ketahanan, dan efisiensi. Oleh karena itu, kemitraan internasional menjadi faktor penting dalam mempercepat transfer teknologi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat pembiayaan pembangunan yang berorientasi pada ketahanan iklim.

Selain mendukung pengembangan teknologi dan investasi, kerja sama dengan negara-negara Eurasia juga diharapkan dapat mempercepat transisi menuju pembangunan rendah karbon. Infrastruktur yang dirancang dengan mempertimbangkan aspek lingkungan diyakini mampu mengurangi risiko kerusakan akibat bencana sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

Melalui penguatan kerja sama dengan berbagai negara Eurasia, Indonesia optimistis dapat mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan ketahanan nasional dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global yang terus berkembang.

Sumber: InfoPublik.id

Baca Lainnya

Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Khofifah Nilai Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi Mampu Tingkatkan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli

10 July 2026 - 07:11 WIB

Hadiri Peluncuran B50 Bersama Presiden Prabowo, Gubernur Khofifah Pastikan Jawa Timur Siap Menjadi Penggerak Transisi Energi Nasional

9 July 2026 - 12:26 WIB

Dipimpin Gubernur Khofifah, Misi Dagang Jatim–Riau Catat Rekor Transaksi Rp1,06 Triliun dan Perkuat Rantai Pasok Nasional

8 July 2026 - 12:17 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis