Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Kopi dan Kakao Jatim Siap Menjadi Komoditas Unggulan Berkelas Dunia Nobar Final Piala Dunia di Grahadi Berlangsung Meriah, Gubernur Khofifah Tekankan Nilai Sportivitas dan Solidaritas Idul Khotmi Nasional ke-234 Jadi Momentum, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Spiritualitas dan Persaudaraan Umat Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Jadi Etalase Budaya Dunia, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Sinergi Pentahelix Tinjau KKMP Tukangkayu, Gubernur Khofifah Tekankan Penguatan Jaringan Bulog dan Pertamina untuk Jamin Pasokan Pendidikan Gratis Berkualitas untuk Keluarga Kurang Mampu, Gubernur Khofifah Tinjau Pembangunan SRT 1 Banyuwangi

Ekonomi & Bisnis

Jalur Ilegal Migrasi Jadi Target Penindakan KP2MI dan Polri

badge-check


Jalur Ilegal Migrasi Jadi Target Penindakan KP2MI dan Polri Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah penindakan terhadap jalur migrasi ilegal melalui sinergi antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Upaya ini dilakukan untuk mencegah pengiriman pekerja migran secara nonprosedural yang berpotensi membahayakan keselamatan serta melanggar hak-hak pekerja.

KP2MI menegaskan bahwa jalur ilegal menjadi fokus utama pengawasan karena sering dimanfaatkan oleh jaringan perdagangan orang dan penyalur tenaga kerja ilegal. Melalui kerja sama erat dengan Polri, pemerintah berupaya memutus rantai pengiriman imigran ilegal secara menyeluruh, mulai dari tahap perekrutan hingga pemberangkatan.

Kolaborasi lintas sektor tersebut mencakup penguatan intelijen, peningkatan patroli, serta penegakan hukum di wilayah-wilayah yang rawan menjadi pintu keberangkatan ilegal. Di samping penindakan, langkah pencegahan juga dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat agar lebih memahami risiko bekerja ke luar negeri tanpa melalui prosedur resmi.

KP2MI dan Polri menegaskan komitmen bersama untuk memberikan perlindungan optimal bagi calon pekerja migran Indonesia. Penertiban jalur ilegal diharapkan dapat menekan angka keberangkatan nonprosedural sekaligus memastikan pekerja migran berangkat melalui jalur yang aman dan sesuai ketentuan.

Pemerintah berharap sinergi yang berkelanjutan ini dapat memperkuat tata kelola pelindungan pekerja migran Indonesia serta memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang terlibat dalam praktik pengiriman imigran ilegal.

Sumber: Infopublik.id

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah: Kopi dan Kakao Jatim Siap Menjadi Komoditas Unggulan Berkelas Dunia

20 July 2026 - 09:24 WIB

Tinjau KKMP Tukangkayu, Gubernur Khofifah Tekankan Penguatan Jaringan Bulog dan Pertamina untuk Jamin Pasokan

18 July 2026 - 12:35 WIB

Presiden Prabowo Dorong Gerakan Nasional Ketahanan Pangan, Gubernur Khofifah Tegaskan Kontribusi Besar Jawa Timur

18 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis