Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Perkuat Pelestarian Turats, Sekitar 400 Kitab Ulama Nusantara Berhasil Diidentifikasi Lantik PW IKA UNAIR Kaltim, Khofifah Tekankan Optimalisasi Aset dan Potensi Daerah sebagai Sumber Pendapatan Baru Perkuat Konektivitas Ekonomi Jatim–Kaltim, Gubernur Khofifah Resmikan Kantor Cabang Bank Jatim di Balikpapan Pendaftaran Tahap Kedua Dibuka 10 Oktober, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi ke-81 Jatim Gubernur Khofifah Tinjau Servis Motor Gratis di Sidoarjo, Dorong Siswa SMK Siap Terjun ke Dunia Kerja Sambut Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Biro Adpim Jatim Persembahkan Dua Penghargaan AHI 2026

Ekonomi & Bisnis

Jalur Ilegal Migrasi Jadi Target Penindakan KP2MI dan Polri

badge-check


Jalur Ilegal Migrasi Jadi Target Penindakan KP2MI dan Polri Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah penindakan terhadap jalur migrasi ilegal melalui sinergi antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Upaya ini dilakukan untuk mencegah pengiriman pekerja migran secara nonprosedural yang berpotensi membahayakan keselamatan serta melanggar hak-hak pekerja.

KP2MI menegaskan bahwa jalur ilegal menjadi fokus utama pengawasan karena sering dimanfaatkan oleh jaringan perdagangan orang dan penyalur tenaga kerja ilegal. Melalui kerja sama erat dengan Polri, pemerintah berupaya memutus rantai pengiriman imigran ilegal secara menyeluruh, mulai dari tahap perekrutan hingga pemberangkatan.

Kolaborasi lintas sektor tersebut mencakup penguatan intelijen, peningkatan patroli, serta penegakan hukum di wilayah-wilayah yang rawan menjadi pintu keberangkatan ilegal. Di samping penindakan, langkah pencegahan juga dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat agar lebih memahami risiko bekerja ke luar negeri tanpa melalui prosedur resmi.

KP2MI dan Polri menegaskan komitmen bersama untuk memberikan perlindungan optimal bagi calon pekerja migran Indonesia. Penertiban jalur ilegal diharapkan dapat menekan angka keberangkatan nonprosedural sekaligus memastikan pekerja migran berangkat melalui jalur yang aman dan sesuai ketentuan.

Pemerintah berharap sinergi yang berkelanjutan ini dapat memperkuat tata kelola pelindungan pekerja migran Indonesia serta memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang terlibat dalam praktik pengiriman imigran ilegal.

Sumber: Infopublik.id

Baca Lainnya

Pasar Murah Jadi Ruang Belanja Hemat Sekaligus Promosi Produk Lokal, Gubernur Khofifah Dorong UMKM Terus Tumbuh

7 October 2026 - 06:36 WIB

Semarak Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Bagikan Bantuan Pangan dan Hadiah di Mojokerto-Blitar

6 October 2026 - 01:37 WIB

Gubernur Khofifah Dorong KCL Singhasari Cetak Talenta Internasional untuk Perkuat Ekosistem Digital Indonesia

3 October 2026 - 12:36 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis