Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Sebut Ziarah Bersama Kapolri Jadi Momentum Menguatkan Semangat Nasionalisme, Toleransi, dan Persaudaraan Bangsa Gubernur Khofifah: Keluarga yang Tangguh Akan Melahirkan Generasi Berkarakter dan Menjadi Penopang Peradaban Bangsa

Sosial & Budaya

Kemensos Transparansi Data Jadi Fokus Penetapan Penerima Bansos

badge-check


Kemensos Transparansi Data Jadi Fokus Penetapan Penerima Bansos Perbesar

Banyuwangi – Kementerian Sosial melalui Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial (Perlinsos) terus mengupayakan peningkatan transparansi dalam proses penetapan kelayakan penerima bantuan sosial (bansos). Langkah ini dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kemensos menekankan bahwa keterbukaan data penerima bansos menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap program perlindungan sosial. Melalui sistem pendataan yang akurat dan transparan, risiko kesalahan sasaran maupun potensi penyalahgunaan bantuan dapat ditekan.

Dalam implementasinya, Kemensos mendorong pemanfaatan teknologi serta integrasi data lintas sektor untuk memperkuat proses validasi dan pemutakhiran data penerima manfaat. Keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat juga dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan masukan sekaligus melakukan pengawasan terhadap penetapan penerima bansos.

Selain itu, Kemensos secara aktif melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami mekanisme dan kriteria penetapan kelayakan penerima bantuan sosial. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi publik serta mewujudkan sistem penyaluran bansos yang lebih adil dan akuntabel.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus membenahi tata kelola bantuan sosial sebagai bagian dari upaya melindungi kelompok masyarakat rentan. Transparansi dan ketepatan data diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program bansos serta mendukung kesejahteraan sosial yang berkelanjutan.

Sumber: Infopublik.id

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur

22 June 2026 - 06:56 WIB

Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia

22 June 2026 - 02:56 WIB

Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial

21 June 2026 - 12:32 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya