Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim Gubernur Khofifah Perkuat Transformasi Kawasan Kumuh melalui Permata Jatim, Sikawanku Jadi Basis Data dan Pengambilan Kebijakan Riset Stem Cell dan Kanker Terus Berkembang, Gubernur Khofifah Dorong Jawa Timur Bangun Ekosistem Inovasi Kesehatan Terintegrasi Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

Sosial & Budaya

Ketergantungan AI Bisa Turunkan Kemampuan Analisis

badge-check


Ketergantungan AI Bisa Turunkan Kemampuan Analisis Perbesar

Jakarta, Petik — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap risiko ketergantungan pada kecerdasan artifisial (AI) yang dapat menurunkan daya kritis dan kemampuan berpikir mandiri.

Perkembangan AI yang pesat memang membawa banyak kemudahan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan dan pekerjaan. Namun, penggunaan yang berlebihan tanpa pemahaman yang tepat berpotensi berdampak negatif, terutama pada kemampuan analisis dan penalaran.

Wamenkomdigi menegaskan bahwa AI seharusnya digunakan sebagai alat bantu, bukan pengganti proses berpikir manusia. Ketergantungan berlebih dapat membuat pengguna, terutama generasi muda, cenderung menerima informasi tanpa melakukan verifikasi dan analisis secara mendalam.

Selain itu, kondisi ini juga berisiko melemahkan kemampuan berpikir kritis serta kemandirian dalam memecahkan masalah. Jika tidak diantisipasi, hal tersebut dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang.

Untuk itu, pemerintah mendorong peningkatan literasi digital agar masyarakat mampu memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Peran keluarga dan institusi pendidikan juga dinilai penting dalam memberikan pendampingan penggunaan teknologi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kemampuan kognitif masyarakat di tengah pesatnya perkembangan era digital.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana

16 September 2026 - 03:12 WIB

Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim

15 September 2026 - 01:36 WIB

Gubernur Khofifah Perkuat Transformasi Kawasan Kumuh melalui Permata Jatim, Sikawanku Jadi Basis Data dan Pengambilan Kebijakan

14 September 2026 - 11:44 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya