Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Ekonomi & Bisnis

Kolaborasi Jadi Pilar Pengembangan AI Nasional di Tengah Rivalitas Global

badge-check


Kolaborasi Jadi Pilar Pengembangan AI Nasional di Tengah Rivalitas Global Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah Indonesia memilih pendekatan kolaboratif dalam membangun industri kecerdasan artifisial (AI) nasional di tengah meningkatnya dinamika persaingan global di sektor teknologi.

Pendekatan tersebut dinilai sebagai langkah strategis agar Indonesia dapat mengambil peran penting dalam rantai pasok global AI, sekaligus memperkuat ekosistem digital nasional.

Pemerintah menilai bahwa pengembangan industri AI tidak dapat dilakukan secara mandiri, melainkan membutuhkan sinergi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, akademisi, hingga komunitas teknologi.

Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan mampu mempercepat pengembangan inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat daya saing nasional di bidang teknologi digital.

Selain itu, strategi ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa pengembangan AI di Indonesia tetap selaras dengan kepentingan nasional, termasuk dalam menjaga kedaulatan data dan keamanan digital.

Pemerintah optimistis, dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, Indonesia dapat memanfaatkan peluang besar di sektor AI sekaligus menghadapi tantangan global secara lebih adaptif dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis