Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Apresiasi Perjalanan SBY dari Pengabdian hingga Berkarya melalui Seni Lukis untuk Indonesia Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim Gubernur Khofifah Perkuat Transformasi Kawasan Kumuh melalui Permata Jatim, Sikawanku Jadi Basis Data dan Pengambilan Kebijakan Riset Stem Cell dan Kanker Terus Berkembang, Gubernur Khofifah Dorong Jawa Timur Bangun Ekosistem Inovasi Kesehatan Terintegrasi

Sosial & Budaya

Komdigi Pastikan Pengembangan AI di Indonesia Tetap Aman, Etis, dan Mendukung Inovasi

badge-check


Komdigi Pastikan Pengembangan AI di Indonesia Tetap Aman, Etis, dan Mendukung Inovasi Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menyiapkan regulasi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) yang bersifat fleksibel dan adaptif agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan inovasi digital tetap berkembang tanpa mengabaikan keamanan publik dan perlindungan ruang digital nasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria menegaskan bahwa regulasi AI tidak dapat disusun secara reaksioner. Menurutnya, teknologi AI terus berkembang dan masih mencari bentuk penerapan terbaik di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga layanan keuangan.

Pemerintah saat ini menerapkan pendekatan horizontal dalam penyusunan tata kelola AI dengan menitikberatkan pada prinsip dan norma dasar terlebih dahulu sebelum diterapkan lebih spesifik di masing-masing sektor. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif agar regulasi dapat menyesuaikan dinamika perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya aspek etika dalam pengembangan AI. Regulasi yang tengah disusun diharapkan mampu memastikan penggunaan teknologi berjalan secara transparan, akuntabel, dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat maupun ekosistem digital nasional.

Komdigi juga terus berdiskusi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menyusun kebijakan AI yang seimbang antara perlindungan masyarakat dan dukungan terhadap inovasi. Pemerintah menilai regulasi yang terlalu ketat justru berpotensi menghambat pertumbuhan teknologi dan kreativitas digital di Indonesia.

Ke depan, pemerintah menargetkan hadirnya regulasi AI nasional yang dapat menjadi dasar tata kelola teknologi secara etis sekaligus mendorong daya saing Indonesia di era transformasi digital global.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Apresiasi Perjalanan SBY dari Pengabdian hingga Berkarya melalui Seni Lukis untuk Indonesia

16 September 2026 - 10:07 WIB

Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana

16 September 2026 - 03:12 WIB

Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim

15 September 2026 - 01:36 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya