Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Salurkan Ribuan Liter Air Bersih dan Sarana Penampungan bagi Masyarakat Sumenep Gubernur Khofifah Sambut Kembalinya Dua Putra Daerah Jatim dalam Acara Kenal Pamit Kapolda di Surabaya Gubernur Khofifah Beri Penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 469 ASN Pemprov Jatim Bersama Mentan Amran di HUT ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani Gubernur Khofifah Tegaskan Keunggulan Vokasi Jatim Usai Program Servis Motor Gratis Masuk Rekor MURI Kemiskinan Jatim Turun Jadi 9,06 Persen, Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sosial & Budaya

Malaria dan DBD di IKN Ditangani Lewat Pendekatan Komunitas

badge-check


Malaria dan DBD di IKN Ditangani Lewat Pendekatan Komunitas Perbesar

Penajam Paser Utara, Petik — Pemerintah mendorong keterlibatan aktif kader kesehatan sebagai ujung tombak dalam pengendalian malaria dan demam berdarah dengue (DBD) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat pencegahan penyakit menular berbasis masyarakat, terutama di wilayah yang masih berisiko tinggi terhadap penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Kader kesehatan diharapkan menjadi penghubung antara tenaga medis dan masyarakat dalam deteksi dini serta edukasi kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, para kader dibekali pelatihan terkait pencegahan, pemantauan lingkungan, hingga pengenalan gejala awal malaria dan DBD. Mereka juga berperan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah perkembangbiakan nyamuk.

Selain itu, kader turut membantu memantau kasus di lapangan dan mendorong masyarakat segera mengakses layanan kesehatan jika muncul gejala. Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai efektif untuk mempercepat penanganan sekaligus menekan angka penularan.

Pemerintah menilai pengendalian malaria dan DBD tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan formal, tetapi memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, penguatan peran kader menjadi strategi penting dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh.

Kawasan IKN memiliki tantangan tersendiri, seperti tingginya mobilitas penduduk dan kondisi lingkungan yang masih berpotensi mendukung penyebaran penyakit. Bahkan, wilayah sekitarnya masih tergolong berisiko malaria, sehingga diperlukan upaya pencegahan berkelanjutan.

Dengan penguatan peran kader kesehatan, pemerintah optimistis pengendalian malaria dan DBD di IKN dapat lebih efektif, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di ibu kota baru.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Salurkan Ribuan Liter Air Bersih dan Sarana Penampungan bagi Masyarakat Sumenep

15 October 2026 - 03:49 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Keunggulan Vokasi Jatim Usai Program Servis Motor Gratis Masuk Rekor MURI

13 October 2026 - 01:46 WIB

Kemiskinan Jatim Turun Jadi 9,06 Persen, Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

12 October 2026 - 08:37 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya