Menu

Dark Mode
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

Sosial & Budaya

Malaria dan DBD di IKN Ditangani Lewat Pendekatan Komunitas

badge-check


Malaria dan DBD di IKN Ditangani Lewat Pendekatan Komunitas Perbesar

Penajam Paser Utara, Petik — Pemerintah mendorong keterlibatan aktif kader kesehatan sebagai ujung tombak dalam pengendalian malaria dan demam berdarah dengue (DBD) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat pencegahan penyakit menular berbasis masyarakat, terutama di wilayah yang masih berisiko tinggi terhadap penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Kader kesehatan diharapkan menjadi penghubung antara tenaga medis dan masyarakat dalam deteksi dini serta edukasi kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, para kader dibekali pelatihan terkait pencegahan, pemantauan lingkungan, hingga pengenalan gejala awal malaria dan DBD. Mereka juga berperan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah perkembangbiakan nyamuk.

Selain itu, kader turut membantu memantau kasus di lapangan dan mendorong masyarakat segera mengakses layanan kesehatan jika muncul gejala. Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai efektif untuk mempercepat penanganan sekaligus menekan angka penularan.

Pemerintah menilai pengendalian malaria dan DBD tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan formal, tetapi memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, penguatan peran kader menjadi strategi penting dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh.

Kawasan IKN memiliki tantangan tersendiri, seperti tingginya mobilitas penduduk dan kondisi lingkungan yang masih berpotensi mendukung penyebaran penyakit. Bahkan, wilayah sekitarnya masih tergolong berisiko malaria, sehingga diperlukan upaya pencegahan berkelanjutan.

Dengan penguatan peran kader kesehatan, pemerintah optimistis pengendalian malaria dan DBD di IKN dapat lebih efektif, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di ibu kota baru.

Baca Lainnya

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu

3 August 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

2 August 2026 - 07:42 WIB

Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga

2 August 2026 - 03:55 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya