Menu

Dark Mode
Raih Anugerah Bintang LVRI, Khofifah Tekankan Semangat Veteran Harus Diwujudkan dalam Pengabdian Masa Kini Pendapatan Jatim Ditargetkan Rp26,49 Triliun dalam P-APBD 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Belanja Pelayanan Publik Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat Gubernur Khofifah: Transportasi Publik dan Digitalisasi Harus Berjalan Beriringan BAZNAS Jatim Siapkan Nawa Pradana, Gubernur Khofifah Tekankan Zakat sebagai Instrumen Transformasi Sosial Gubernur Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Isi Kemerdekaan dengan Prestasi, Inovasi, dan Karakter Kuat

Ekonomi & Bisnis

Mazhab Ekonomi Prabowo: Negara Hadir Menangkan Rakyat

badge-check


Mazhab Ekonomi Prabowo: Negara Hadir Menangkan Rakyat Perbesar

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto, dalam setahun pertama pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, telah melakukan konsolidasi politik. Memasuki tahun kedua, konsolidasi politik yang sudah terbangun dilanjutkan dengan konsolidasi ekonomi.

“Presiden Prabowo ingin negara hadir dalam konteks pertarungan ekonomi untuk memenangkan rakyat,” demikian ditegaskan Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso, saat berbicara sebagai narasumber dalam Diskusi Publik Pekan Prabowo Gibran: Satu Tahun untuk Indonesia Raya, Senin (13/10/2025).

Ia mengambil contoh sejumlah program prioritas yang digelontorkan Presiden Prabowo adalah untuk membangun ekonomi rakyat. Contohnya Makan Bergizi Gratis (MBG), bukan hanya untuk memenuhi gizi anak-anak Indonesia, melainkan juga membangun perekonomian lokal menjadi lebih kuat dan tumbuh. Demikian juga dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang pasti akan menyasar perekonomian akar rumput.

Menurutnya, pada 2026, konsolidasi ekonomi dapat dijalankan menggunakan APBN yang betul-betul disiapkan oleh Presiden Prabowo. Sedangkan tahun 2025, APBN-nya adalah Malik pemerintahan sebelumnya, sehingga Presiden pada tahun pertamanya memanfaatkan untuk konsolidasi politik.

Sugiat tak menampik tidak semua kelompok senang dengan keberhasilan Presiden Prabowo. Banyak pihak yang ingin menggagalkannya. Meski demikian, Presiden Prabowo mampu mengatasinya dengan membangun konsolidasi politik yang kokoh. “Dukungan parlemen paling kuat di era sekarang ini. Di kalangan elite sipil, Prabowo juga mendapat dukungan yang kuat. Misalnya di masa Presiden sebelumnya ada elite yang tidak bisa berkomunikasi. Sedangkan Prabowo tetap bisa berkonsultasi dengan semua Presiden sebelumnya,” ujarnya.

Tak cukup hanya konsolidasi politik dalam negeri. Presiden Prabowo juga mengonsolidasikan politik luar negeri melalui gaya diplomasinya. Tapi semua itu masih tidak cukup, sebab citai-cita politik Prabowo adalah bagaimana agar kekayaan negara ini bisa dijaga dan digunakan sebesar-besarnya untuk rakyat. Itu yang paling dibutuhkan,” tegasnya.

Dalam konsolidasi ekonomi ke depan ini, tambahnya, akar rumput juga harus terkonsolidasi melalui jejaring relawan. “Relawan jangan hanya menjelang pemilu saja diberdayakan. Relawan harus tetap menjadi juru mata, juru telinga. Kita minta tolong kawan relawan tetap memiliki kesadaran bertarung,” tandasnya.

Baca Lainnya

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim

6 August 2026 - 07:02 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis