Menu

Dark Mode
Hadiri Peluncuran B50 Bersama Presiden Prabowo, Gubernur Khofifah Pastikan Jawa Timur Siap Menjadi Penggerak Transisi Energi Nasional Gubernur Khofifah Sebut Open House Sekolah Rakyat Jadi Sarana Edukasi Orang Tua dan Penguatan Kepercayaan terhadap Program Ponpes Bumi Damai Al-Muhibbin Resmi Luncurkan SIPT, Satgas Anti Perundungan, dan Balitbang sebagai Motor Transformasi Pesantren Dipimpin Gubernur Khofifah, Misi Dagang Jatim–Riau Catat Rekor Transaksi Rp1,06 Triliun dan Perkuat Rantai Pasok Nasional Bertemu Alumni UNAIR di Pekanbaru, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi, Berbagi Praktik Baik, dan Bangun Inovasi Lintas Daerah Komunikasi Publik Biro Adpim Jatim Raih Pengakuan Nasional, Pendekatan Kolaboratif dan Inklusif Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Kesehatan

Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Kewenangan Pemberantasan TBC

badge-check


Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Kewenangan Pemberantasan TBC Perbesar

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong para kepala daerah, untuk mengoptimalkan otoritas dan kewenangan mereka dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC).
Hal itu disampaikan Mendagri Tito, melalui keterangan resmi, usai saat memimpin Forum 8 Gubernur Percepatan Eliminasi TBC di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Selasa (26/8/2025).
“Mohon kepada rekan-rekan kepala daerah yang memiliki power, otoritas, kebijakan, sumber daya, lebih serius menangani ini,” kata Tito Karnavian.
Mendagri menegaskan, bahwa penyakit TBC masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dan memerlukan keseriusan penanganan dari semua pihak, terutama pemerintah daerah.
Ia menyoroti bahwa kepala daerah memiliki power, otoritas, kebijakan, dan sumber daya untuk menangani masalah ini dengan lebih serius. Atensi besar juga diberikan oleh Presiden, yang menekankan pentingnya penanganan TBC yang intensif.
Mendagri mengingatkan, bahwa penanganan TBC membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mencontohkan kesuksesan Indonesia dalam mengendalikan pandemi COVID-19 yang bahkan terjadi sebelum vaksin ditemukan. Berkat kerja keras dan simultan semua pihak, pandemi berhasil dikontrol.
Untuk TBC, penanganan dan vaksinasi telah lama diketahui, sehingga perlu digencarkan untuk menekan angka kasus.
Data Global Tuberculosis Report 2024 yang dikutip dalam forum memperkirakan 1 miliar kematian global akibat TBC dalam 200 tahun terakhir. Khusus untuk Indonesia pada tahun 2024, kasus TBC diperkirakan mencapai 1.090.000 dengan angka kematian sebesar 125.000.
Oleh karena itu, Mendagri Tito berharap momentum pertemuan itu dapat memicu pemerintah daerah, khususnya delapan provinsi prioritas—Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur (NTT)—untuk memaksimalkan upaya penanganan.

Baca Lainnya

Puluhan Ribu Warga Padati Masjid Al-Akbar, Lepas Sambut 1 Muharram 1448 H Bersama Gubernur Khofifah

16 June 2026 - 12:46 WIB

Gubernur Khofifah Imbau Kepala Daerah Tinjau Langsung Pelaksanaan MBG, Pastikan Distribusi dan Kualitas Layanan Terjaga

4 April 2026 - 08:24 WIB

Gubernur Khofifah: RSUD Dr. Soetomo Jadi Rumah Harapan dan Pusat Inovasi Kesehatan Berkelas Dunia

29 October 2025 - 10:57 WIB

Berita Populer di Daerah