Menu ✖

Dark Mode
350 SMK Serentak Layani Servis Gratis 8.100 Sepeda Motor, Gubernur Khofifah: Vokasi Harus Dekat dengan Praktik Pasar Murah Jadi Ruang Belanja Hemat Sekaligus Promosi Produk Lokal, Gubernur Khofifah Dorong UMKM Terus Tumbuh Dari Ketahanan Menuju Kedaulatan Pangan, Gubernur Khofifah Perkuat Mekanisasi Pertanian di Jatim Gubernur Khofifah: Bantuan Harus Jadi Pengungkit Ketahanan Ekonomi dan Kemandirian Keluarga Kenang Jasa Gubernur Pertama Jawa Timur, Gubernur Khofifah Dorong Keteladanan Kepemimpinan di Era Kini Semarak Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Bagikan Bantuan Pangan dan Hadiah di Mojokerto-Blitar

Sosial & Budaya

MUI Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepekaan Sosial melalui Semangat Berkurban pada Idul Adha

badge-check


MUI Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepekaan Sosial melalui Semangat Berkurban pada Idul Adha Perbesar

Jakarta, Petik – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam menjadikan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat persatuan umat sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan usai pemerintah menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026, sehingga Hari Raya Idul Adha diperingati pada Rabu, 27 Mei 2026.

Menurut Amirsyah, pelaksanaan Idul Adha secara serentak menjadi simbol penting kebersamaan umat Islam Indonesia dan dunia. Momentum tersebut diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat semangat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan bahwa ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Pembagian daging kurban dinilai sebagai wujud solidaritas dan semangat berbagi antar sesama.

MUI juga mengajak masyarakat menjadikan kurban sebagai bagian dari amal saleh dan rasa syukur kepada Allah SWT. Selain itu, Idul Adha diharapkan mampu menumbuhkan kepekaan sosial serta memperkuat budaya gotong royong di tengah kehidupan masyarakat.

Amirsyah menambahkan bahwa makna kurban sejatinya juga menjadi simbol pengendalian diri dari sifat serakah dan ketamakan. Dengan demikian, nilai-nilai pengorbanan dan kepedulian sosial yang terkandung dalam Idul Adha dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

MUI berharap semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun melalui perayaan Idul Adha dapat terus dijaga demi memperkuat persatuan bangsa dan meningkatkan solidaritas sosial di tengah masyarakat Indonesia.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

350 SMK Serentak Layani Servis Gratis 8.100 Sepeda Motor, Gubernur Khofifah: Vokasi Harus Dekat dengan Praktik

7 October 2026 - 12:41 WIB

Dari Ketahanan Menuju Kedaulatan Pangan, Gubernur Khofifah Perkuat Mekanisasi Pertanian di Jatim

7 October 2026 - 02:26 WIB

Gubernur Khofifah: Bantuan Harus Jadi Pengungkit Ketahanan Ekonomi dan Kemandirian Keluarga

6 October 2026 - 13:21 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya