Jakarta – Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, sektor jasa keuangan nasional tetap berada dalam kondisi stabil. Pemerintah bersama otoritas terkait terus mengambil langkah antisipatif guna memastikan sistem keuangan nasional tetap kuat, tangguh, dan mampu menghadapi berbagai dinamika perekonomian dunia.
Otoritas jasa keuangan menyampaikan bahwa sektor perbankan, pasar modal, serta industri keuangan nonbank menunjukkan kinerja yang solid. Kekuatan permodalan, kecukupan likuiditas, serta penerapan manajemen risiko yang baik menjadi faktor utama yang menopang ketahanan sektor jasa keuangan nasional.
Pemerintah dan otoritas terkait juga terus mempererat koordinasi kebijakan dalam merespons berbagai potensi risiko global, seperti volatilitas pasar keuangan internasional, tekanan inflasi, hingga ketidakpastian geopolitik. Kebijakan yang ditempuh bersifat preventif dan terukur untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.
Stabilitas sektor jasa keuangan dinilai berperan penting dalam menjaga kepercayaan pelaku pasar serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan sistem keuangan yang stabil, aktivitas pembiayaan dan investasi dapat terus berlangsung, sehingga mampu menopang perekonomian di tengah tantangan global.
Ke depan, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas sektor jasa keuangan melalui penguatan regulasi, pengawasan, serta koordinasi lintas lembaga. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Sumber: Infopublik.id











