Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ingatkan Bahaya Pinjol, Kecanduan Gadget, dan Krisis Mental pada Anak Muda, Ajak Gereja Perkuat Pendampingan Generasi Puluhan Ribu Warga Padati Masjid Al-Akbar, Lepas Sambut 1 Muharram 1448 H Bersama Gubernur Khofifah Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat Investor Global Berebut Masuk Indonesia, Presiden Dorong Keterbukaan Data untuk Perkuat Kepercayaan Pasar

Sosial & Budaya

Partisipasi Tinggi, TKA SMP 2026 Dinilai Sukses Mendikdasmen Pantau TKA SMP, Pastikan Ujian Lancar

badge-check


Partisipasi Tinggi, TKA SMP 2026 Dinilai Sukses Mendikdasmen Pantau TKA SMP, Pastikan Ujian Lancar Perbesar

Tangerang, Petik — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026 berlangsung lancar, dengan tingkat integritas tinggi serta partisipasi siswa yang sangat besar.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sekolah untuk memastikan kesiapan teknis serta pelaksanaan ujian sesuai standar. Hasil pemantauan menunjukkan TKA berjalan tertib, didukung infrastruktur digital yang memadai dan pengelolaan teknis yang baik di tingkat sekolah.

Selain aspek teknis, pemerintah juga menekankan pentingnya kejujuran dalam pelaksanaan ujian. TKA 2026 mengedepankan integritas melalui sistem pengawasan dan pencegahan kecurangan agar proses asesmen berlangsung transparan dan kredibel.

Dari sisi partisipasi, TKA SMP tahun ini mencatat tingkat keikutsertaan yang sangat tinggi, sekitar 98 persen secara nasional. Hal ini mencerminkan antusiasme siswa sekaligus kesiapan sistem pendidikan dalam menjalankan asesmen berbasis standar nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa TKA bukan penentu kelulusan, melainkan alat untuk memetakan kemampuan akademik siswa secara menyeluruh, mencakup literasi, numerasi, karakter, dan lingkungan belajar. Hasilnya diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.

Kemendikdasmen juga memastikan dukungan teknis tetap optimal selama pelaksanaan, termasuk kesiapan jaringan, perangkat, dan pengawasan di lapangan, sehingga ujian dapat berjalan tanpa hambatan berarti.

Dengan pelaksanaan yang lancar, berintegritas, dan partisipasi yang tinggi, pemerintah optimistis sistem evaluasi pendidikan nasional akan semakin baik serta mampu memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kemampuan siswa di Indonesia.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ingatkan Bahaya Pinjol, Kecanduan Gadget, dan Krisis Mental pada Anak Muda, Ajak Gereja Perkuat Pendampingan Generasi

17 June 2026 - 04:16 WIB

Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan

16 June 2026 - 07:36 WIB

Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial

16 June 2026 - 03:12 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya