Menu

Dark Mode
Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial Hangat dan Penuh Makna, Halal Bihalal IKA Unitomo Jadi Ruang Konsolidasi Alumni untuk Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Nasional Halal Bihalal IKA Unitomo 2026 Sukses Digelar, Ratusan Alumni Bersatu Perkuat Sinergi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat dan Bangsa Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemprov dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah untuk Cegah Konflik Agraria Satgas PKH Perkuat Pengelolaan SDA dan Penyelamatan Aset

Sosial & Budaya

PBI JKN Tetap Diberikan kepada 152 Juta Warga

badge-check


PBI JKN Tetap Diberikan kepada 152 Juta Warga Perbesar

Jakarta, Petik – Sebanyak 152 juta warga dipastikan tetap menerima bantuan iuran dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Pemerintah menegaskan bahwa perlindungan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu tetap menjadi prioritas di tengah proses pemutakhiran data kepesertaan yang terus berlangsung.

Kebijakan ini diarahkan untuk memastikan penerima manfaat benar-benar memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, sekaligus menjaga keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional. Pemutakhiran data dilakukan secara berkala melalui koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah guna menjamin akurasi serta ketepatan sasaran.

Pemerintah menekankan bahwa pembaruan data tidak dimaksudkan untuk mengurangi perlindungan, melainkan untuk meningkatkan keadilan dan ketepatan dalam penyaluran bantuan. Dengan basis data yang lebih valid, pelaksanaan PBI JKN diharapkan semakin efektif menjangkau masyarakat yang berhak menerima manfaat.

Di samping menjaga keberlangsungan kepesertaan, pemerintah juga terus memperkuat tata kelola JKN agar sistem pembiayaan kesehatan nasional tetap berkelanjutan. Langkah tersebut meliputi evaluasi berkala, peningkatan mutu layanan, serta penguatan sinergi dengan fasilitas kesehatan di berbagai wilayah.

Dengan tetap aktifnya 152 juta peserta PBI JKN serta pemutakhiran data yang berkesinambungan, pemerintah optimistis akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu akan semakin terjamin dan mendukung terwujudnya sistem jaminan kesehatan yang inklusif serta berkeadilan.

Baca Lainnya

Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial

11 April 2026 - 12:06 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemprov dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah untuk Cegah Konflik Agraria

11 April 2026 - 02:36 WIB

Pemerintah Libatkan Ormas dan Kampus dalam Program Wakaf

11 April 2026 - 00:56 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya