Menu ✖

Dark Mode
Hadiri Senam Santri Aswaja di Malang, Gubernur Khofifah Ajak 6.000 Anak PAUD Cintai NKRI Dorong Branding Positif Pesantren, Founder SAKTI Indonesia Imbau Sediakan Kanal Pelaporan Aman Wujudkan Jatim Sehat lewat JKN Awards 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Akses Layanan Kesehatan Merata Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan UMKM, Koperasi, dan Investasi Gelar Pasar Murah ke-218 di Mojoagung, Gubernur Khofifah Ringankan Beban Pengeluaran Warga Jombang JATMAN Jombang Gelar Musyawarah Kubra Harlah ke-69 untuk Perkuat Konsolidasi Pengurus

Sosial & Budaya

Pemerintah Libatkan Ormas dan Kampus dalam Program Wakaf

badge-check


Pemerintah Libatkan Ormas dan Kampus dalam Program Wakaf Perbesar

Mataram, Petik — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan perguruan tinggi.

Upaya ini dilakukan untuk mempercepat legalisasi aset wakaf yang memiliki peran penting dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Pemerintah menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci dalam mempercepat pendataan dan proses sertifikasi di daerah.

Menteri ATR/BPN menegaskan bahwa sertifikasi tanah wakaf bukan sekadar administrasi, tetapi juga bentuk perlindungan hukum agar aset umat terhindar dari sengketa di masa depan. Dengan legalitas yang jelas, pemanfaatannya dapat lebih optimal bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menggandeng ormas keagamaan yang memiliki jaringan luas serta perguruan tinggi yang berperan dalam pendampingan teknis dan edukasi. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat proses identifikasi, verifikasi, hingga penerbitan sertifikat.

Program ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan jumlah tanah wakaf yang tersertifikasi, mengingat masih banyak yang belum memiliki status hukum dan berpotensi menimbulkan konflik.

Pemerintah daerah juga didorong untuk aktif mendukung melalui koordinasi lintas sektor. Kolaborasi antara pusat, daerah, dan berbagai lembaga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini.

Dengan pendekatan kolaboratif tersebut, pemerintah optimistis percepatan sertifikasi tanah wakaf di NTB dapat berjalan lebih efektif serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam melindungi aset keagamaan secara berkelanjutan.

 

Baca Lainnya

Hadiri Senam Santri Aswaja di Malang, Gubernur Khofifah Ajak 6.000 Anak PAUD Cintai NKRI

2 November 2026 - 08:39 WIB

Dorong Branding Positif Pesantren, Founder SAKTI Indonesia Imbau Sediakan Kanal Pelaporan Aman

2 November 2026 - 01:48 WIB

Wujudkan Jatim Sehat lewat JKN Awards 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Akses Layanan Kesehatan Merata

2 November 2026 - 01:05 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya