Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim Gubernur Khofifah Perkuat Transformasi Kawasan Kumuh melalui Permata Jatim, Sikawanku Jadi Basis Data dan Pengambilan Kebijakan Riset Stem Cell dan Kanker Terus Berkembang, Gubernur Khofifah Dorong Jawa Timur Bangun Ekosistem Inovasi Kesehatan Terintegrasi Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Optimistis Ketahanan Pangan dengan Stok Beras Tinggi

badge-check


Pemerintah Optimistis Ketahanan Pangan dengan Stok Beras Tinggi Perbesar

Jakarta, Petik — Pemerintah memastikan ketersediaan cadangan beras nasional dalam kondisi aman dengan jumlah mencapai sekitar 4,5 juta ton. Stok tersebut tersebar di berbagai gudang dan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Cadangan beras yang melimpah ini mencerminkan keberhasilan peningkatan produksi dalam negeri sekaligus penguatan manajemen logistik pangan, termasuk peran strategis Perum BULOG dalam menjaga ketersediaan dan distribusi beras. Pemerintah menilai kondisi ini sebagai indikator positif dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah dinamika global.

Dengan jumlah cadangan yang besar, pemerintah memiliki ruang yang cukup untuk melakukan intervensi pasar apabila terjadi gejolak harga. Stok beras dapat dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen serta memastikan distribusi tetap berjalan lancar di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga terus mengoptimalkan pengelolaan gudang penyimpanan agar kualitas beras tetap terjaga. Langkah ini penting untuk memastikan cadangan tetap layak konsumsi dan dapat disalurkan secara efektif ketika dibutuhkan.

Ketersediaan cadangan beras yang tinggi juga memberikan perlindungan terhadap potensi gangguan pasokan, baik akibat faktor cuaca, bencana, maupun fluktuasi produksi. Dengan demikian, masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau.

Pemerintah optimistis kondisi cadangan beras nasional yang kuat ini akan mendukung stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia dalam jangka panjang.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis