Jakarta, Petik – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk membangun perekonomian nasional yang berlandaskan prinsip Ekonomi Pancasila, dengan menempatkan kesejahteraan rakyat, pemerataan pembangunan, dan keadilan sosial sebagai prioritas utama. Melalui pendekatan tersebut, pertumbuhan ekonomi diharapkan tidak hanya tercermin dari capaian angka makroekonomi, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Salah satu strategi utama yang terus didorong pemerintah adalah percepatan hilirisasi sumber daya alam. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri, memperkuat industri nasional, membuka lapangan kerja baru, serta mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah. Hilirisasi juga dinilai penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.
Di samping itu, pemerintah menempatkan koperasi sebagai pilar penting dalam pelaksanaan Ekonomi Pancasila. Koperasi dipandang mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas ekonomi sekaligus menjadi sarana pemerataan kesejahteraan. Perannya diharapkan semakin kuat dalam mendukung perekonomian rakyat, terutama di tingkat desa dan daerah.
Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi perhatian utama pemerintah. Sebagai tulang punggung perekonomian nasional, UMKM memiliki kontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja dan menjaga ketahanan ekonomi. Oleh karena itu, berbagai upaya penguatan terus dilakukan agar sektor ini mampu tumbuh lebih produktif dan berdaya saing.
Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus tetap berpedoman pada amanat Pasal 33 UUD 1945 yang mengedepankan asas kekeluargaan. Dengan prinsip tersebut, hasil pembangunan dan pemanfaatan kekayaan alam diharapkan dapat dinikmati secara adil oleh seluruh rakyat Indonesia.
Melalui sinergi antara hilirisasi industri, penguatan koperasi, dan pemberdayaan UMKM, pemerintah optimistis dapat membangun struktur ekonomi yang lebih tangguh, mandiri, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sumber: InfoPublik




















