Menu

Dark Mode
Raih Anugerah Bintang LVRI, Khofifah Tekankan Semangat Veteran Harus Diwujudkan dalam Pengabdian Masa Kini Pendapatan Jatim Ditargetkan Rp26,49 Triliun dalam P-APBD 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Belanja Pelayanan Publik Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat Gubernur Khofifah: Transportasi Publik dan Digitalisasi Harus Berjalan Beriringan BAZNAS Jatim Siapkan Nawa Pradana, Gubernur Khofifah Tekankan Zakat sebagai Instrumen Transformasi Sosial Gubernur Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Isi Kemerdekaan dengan Prestasi, Inovasi, dan Karakter Kuat

Ekonomi & Bisnis

Peringatan Hari Bea dan Cukai ke-79: Tangguh Mengawasi, Tulus Melayani

badge-check


Peringatan Hari Bea dan Cukai ke-79: Tangguh Mengawasi, Tulus Melayani Perbesar

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri Apel Khusus Hari Bea Cukai ke-79 Tahun 2025 sekaligus memimpin jalannya apel tersebut. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jakarta pada Senin (13/10/2025).

Dalam amanatnya, Menkeu mengajak seluruh jajaran DJBC untuk mempertegas komitmen dalam menjalankan tugas untuk mengelola fiskal negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. DJBC bertugas memastikan arus barang dan perdagangan berjalan lancar, biaya logistik terkendali, industri dalam negeri terlindungi, dan penerimaan negara terjaga stabil, dengan demikian aktivitas ekonomi akan bergerak lebih efisien dan daya saing nasional meningkat.

Amanat tersebut seiring dengan tema Peringatan Hari Bea Cukai Tahun 2025 yakni “Tangguh dalam Mengawasi, Tulus dalam Melayani”. Tangguh dalam mengawasi berarti berdiri kokoh di garis depan dalam menjaga sistem ekonomi dan fiskal negara dengan menutup setiap celah penyelundupan, memberantas peredaran narkotika, menekan rokok ilegal, serta menghadang perdagangan gelap yang merusak pasar dan penerimaan negara. Sementara tulus dalam melayani Bea Cukai hadir untuk mendorong kegiatan usaha, mempercepat arus barang, dan menarik investasi.

Peringatan Hari Bea dan Cukai kali ini diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh insan Bea dan Cukai untuk terus bekerja keras, menjaga kepercayaan publik, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi Indonesia.

Usai apel tersebut Menkeu melakukan tatap muka dalam acara bertajuk Jam Pimpinan bersama jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di Auditorium Merauke, Kantor Pusat Bea Cukai, Jakarta.

Dalam tatap muka tersebut, Menkeu menekankan penguatan pengawasan, peningkatan kualitas layanan, dan penegakan integritas sebagai prioritas.

Menkeu mendorong evaluasi kebijakan yang dinilai tidak implementatif di lapangan. Menkeu juga menyoroti pentingnya sinergi dengan Kementerian/Lembaga terkait dan aparat penegak hukum untuk memperkuat penegakan hukum kepabeanan dan cukai. Dukungan terhadap penguatan sarana-prasarana dan tata kelola sumber daya manusia disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

Pada sesi dialog, pegawai dari berbagai unit menyampaikan masukan terkait tantangan pengawasan, kebutuhan peralatan, dan pengelolaan penugasan di daerah perbatasan dan wilayah terpencil. Menkeu merespons dengan meminta inventarisasi isu-isu untuk dibahas lebih lanjut sesuai kewenangan.

“Pengawasan sangat penting untuk menjaga integritas (Ditjen) Bea Cukai,” tegas Menkeu.

Menkeu menutup dengan apresiasi kepada seluruh insan DJBC atas kontribusinya dalam menjaga arus barang, melindungi masyarakat, dan mendukung penerimaan negara.

Baca Lainnya

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim

6 August 2026 - 07:02 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis