Menu

Dark Mode
Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial Hangat dan Penuh Makna, Halal Bihalal IKA Unitomo Jadi Ruang Konsolidasi Alumni untuk Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Nasional Halal Bihalal IKA Unitomo 2026 Sukses Digelar, Ratusan Alumni Bersatu Perkuat Sinergi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat dan Bangsa Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemprov dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah untuk Cegah Konflik Agraria Satgas PKH Perkuat Pengelolaan SDA dan Penyelamatan Aset

Ekonomi & Bisnis

PLN Dorong Pemerataan Energi Lewat Pembangunan Infrastruktur 3T

badge-check


PLN Dorong Pemerataan Energi Lewat Pembangunan Infrastruktur 3T Perbesar

Jakarta, Petik – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai bagian dari upaya pemerataan akses energi di Indonesia. Langkah ini bertujuan agar seluruh masyarakat dapat menikmati listrik secara adil dan merata.

Melalui sejumlah program strategis, PLN terus memperluas jaringan listrik hingga ke daerah dengan tantangan geografis yang tinggi. Pembangunan tersebut mencakup jaringan distribusi, gardu listrik, serta pembangkit skala kecil yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.

Upaya ini juga mendukung program Listrik Desa (Lisdes) yang menjadi prioritas pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi nasional. PLN bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berkolaborasi untuk memperluas akses listrik, terutama bagi masyarakat yang belum terlayani.

Di beberapa wilayah, pengembangan infrastruktur kelistrikan turut memanfaatkan energi baru terbarukan, seperti tenaga surya, untuk menjangkau daerah terpencil yang sulit diakses jaringan konvensional. Pendekatan ini tidak hanya mempercepat elektrifikasi, tetapi juga mendukung transisi menuju energi bersih.

PLN menargetkan perluasan akses listrik di berbagai wilayah 3T, termasuk di kawasan timur Indonesia seperti Papua. Pada 2026, program ini ditargetkan menjangkau ratusan kampung dengan dukungan anggaran yang signifikan.

Pemerintah juga memberikan dukungan anggaran besar melalui program listrik desa, yang difokuskan pada pembangunan jaringan distribusi dan solusi energi alternatif bagi daerah yang sulit dijangkau. Hal ini menunjukkan komitmen negara dalam mewujudkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat.

Pembangunan infrastruktur kelistrikan ini tidak hanya menyediakan listrik sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas hidup. Akses listrik diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan pendidikan, serta memperluas layanan kesehatan di wilayah terpencil.

Dengan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, PLN optimistis pemerataan listrik di wilayah 3T dapat tercapai secara bertahap, sekaligus menjadi fondasi bagi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global

11 April 2026 - 07:32 WIB

Pemerintah Perkuat Regulasi dan Pengawasan SDA

11 April 2026 - 00:44 WIB

Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek

11 April 2026 - 00:40 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis