Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Perkuat Konektivitas Perdagangan Jatim–Jateng lewat Misi Dagang Bernilai Rp3,152 Triliun di Semarang Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar Menko Pangan Soroti Peran Energi dalam Ketahanan Pangan Pemerintah Perkuat Peran Industri Lokal di Sektor Semikonduktor

Ekonomi & Bisnis

Presiden Prabowo Dialog dengan Tujuh Jurnalis Media Nasional, Jelaskan Isu Strategis

badge-check


Presiden Prabowo Dialog dengan Tujuh Jurnalis Media Nasional, Jelaskan Isu Strategis Perbesar

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melakukan dialog dengan tujuh jurnalis nasional di Hambalang, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025). Ketujuh jurnalis tersebut mewawancarai Prabowo secara bersama-sama, guna memperoleh penjelasan isu-isu strategis secara langsung dari Presiden.

Tujuh orang jurnalis itu adalah Alfito Deannova (Pemred detikcom), Lalu Mara Satriawangsa (Pemred TvOne), Uni Lubis (Pemred IDN Times), Najwa Shihab (Founder Narasi), Sutta Dharmasaputra (Pemred Harian Kompas), Retno Pinasti (Pemred SCTV-Indosiar), dan Valerina Daniel (News Anchor TVRI).

Pertemuan yang difasilitasi Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo, itu menjadi momen penyampaian informasi berbagai pandangan dan penjelasan langsung dari Kepala Negara terkait isu-isu strategis yang sedang dihadapi Indonesia.

“Hari ini saya berkesempatan wawancara bersama 7 jurnalis dari 7 media yang ada di tanah air,” kata Prabowo melalui akun Instagram miliknya @Prabowo dikutip Selasa (8/4/2025).

Dalam wawancara tersebut Prabowo membahas sejumlah hal berkaitan dengan perkembangan dinamika ekonomi politik nasional dan global. Mulai dari pengesahan RUU TNI hingga penerapan tarif impor resiprokal oleh Amerika Serikat.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menunjukkan keprihatinannya terhadap aksi teror dan intimidasi yang ditujukan kepada Tempo.

“Saya kira yang melakukan itu ingin mengadu domba, ingin menciptakan suasana yang tidak baik,” kata Presiden Prabowo dalam siaran TVRI yang diakses di Jakarta.

Semua jawaban wawancara Prabowo dengan ketujuh jurnalis ini bersifat on the record atau bisa dikutip untuk ditayangkan di media. Hal ini menjadi bukti transparansi pemerintah dalam menjelaskan kebijakan kepada publik lewat kemudahan wawancara dengan media.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Perkuat Konektivitas Perdagangan Jatim–Jateng lewat Misi Dagang Bernilai Rp3,152 Triliun di Semarang

30 January 2026 - 02:09 WIB

Menko Pangan Soroti Peran Energi dalam Ketahanan Pangan

29 January 2026 - 04:13 WIB

Pemerintah Perkuat Peran Industri Lokal di Sektor Semikonduktor

29 January 2026 - 03:12 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis