Menu

Dark Mode
Khofifah Tegaskan Peran Strategis Ibu dalam Menjaga Ketahanan Bangsa di Tengah Ancaman Perang Dunia Gubernur Khofifah Teken PKS PSEL Disaksikan Menteri LH, Dorong Kolaborasi Daerah Wujudkan Energi dari Limbah Pesonas 2026 Didorong Jadi Ajang Inklusivitas Nasional Gubernur Khofifah Perkuat Kolaborasi dengan Perhutani, Wujudkan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan dan Produktif Kedubes Hongaria Promosikan Budaya Lewat Sajian Kuliner Autentik Indikator Membaik, Menkeu Pastikan Ekonomi RI Tidak Suram

Ekonomi & Bisnis

Presiden Prabowo Gerakkan Inovasi Energi Bersih dan Percepat Giant Sea Wall untuk Lindungi Pantura

badge-check


Presiden Prabowo Gerakkan Inovasi Energi Bersih dan Percepat Giant Sea Wall untuk Lindungi Pantura Perbesar

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri di bidang perekonomian dan instansi terkait lainnya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (18/9/2025).

Dalam keterangan tertulisnya dikutip dari BPMI Setpres, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa rapat tersebut membahas berbagai isu strategis di sektor pertanian, energi, dan infrastruktur dengan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi.

Di sektor pertanian, pemerintah akan segera mengambil kebijakan khusus untuk menyelesaikan permasalahan terkait ubi kayu, singkong, dan tapioka, dengan melibatkan pemerintah daerah dan pelaku industri serta memperhatikan kesejahteraan para petani.

Isu energi juga menjadi perhatian utama Presiden, dengan pembahasan difokuskan pada mekanisme impor etanol dan produksi tetes tebu atau molase serta penyediaan listrik pedesaan dengan tenaga sel surya.

Secara khusus, Presiden memerintahkan Danantara untuk membuat prototipe listrik pedesaan berbasis tenaga surya yang akan dibangun di sejumlah daerah dan ditargetkan dapat berjalan dalam waktu 3-5 bulan.

Inisiatif itu menandai langkah nyata pemerintah dalam mendorong inovasi energi bersih dan kemandirian energi di wilayah pedesaan.

Sementara itu, agenda pembangunan infrastruktur besar juga dibahas secara mendalam, “Khususnya mengenai rencana dan pendanaan pembangunan giant sea wall yang akan berdampak pada sekitar 50 juta masyarakat di sekitar pantai utara (Pantura) Jawa, menunjukkan komitmen pemerintah dalam melindungi wilayah pesisir dari dampak perubahan iklim dan meningkatkan ketahanan infrastruktur nasional,” pungkas Teddy.

Baca Lainnya

Indikator Membaik, Menkeu Pastikan Ekonomi RI Tidak Suram

28 March 2026 - 05:49 WIB

Menkeu Percayakan Jabatan Sekjen kepada Robert Marbun

28 March 2026 - 05:42 WIB

Gubernur Khofifah Bersama BNPB Antisipasi El Nino, Siapkan Sumur Dalam dan Distribusi Air untuk Cegah Dampak Kekeringan

28 March 2026 - 02:02 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis