Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Apresiasi Komitmen Sekolah Swasta dan PTS dalam Mendukung Perluasan Akses Pendidikan bagi Masyarakat Jawa Timur Apresiasi Prestasi Mahasiswa Angkatan Pertama, Gubernur Khofifah Dorong Pengembangan Program Baru KCL Singhasari pada 2027 Menkomdigi Ajak Gen Z Waspadai Pengaruh Algoritma dalam Menjaga Kualitas Demokrasi Digital Mentan Sebut 90 Persen Perusahaan Sawit Telah Naikkan Harga TBS untuk Petani Bappenas: Penguatan Industri Halal Jadi Strategi Penting Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global Jawa Timur Sumbang 51 Persen Produksi Gula Nasional, Gubernur Khofifah Pimpin Gerakan Panen dan Tanam Tebu Serentak di Tujuh Kabupaten

Sosial & Budaya

Ramadan Jadi Waktu Tepat Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

badge-check


Ramadan Jadi Waktu Tepat Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan Perbesar

Jakarta, Petik — Bulan Ramadan dinilai menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat untuk mulai mengubah pola hidup, termasuk dalam penggunaan air secara lebih bijak dan hemat. Kesadaran ini penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

Dalam aktivitas sehari-hari seperti mencuci, memasak, hingga berwudu, penggunaan air kerap dilakukan secara berlebihan tanpa disadari. Padahal, kebiasaan tersebut dapat dikurangi dengan menerapkan pola hidup sederhana dan efisien, sejalan dengan nilai-nilai pengendalian diri yang diajarkan selama Ramadan.

Para pemerhati lingkungan juga menyoroti pentingnya pengelolaan air secara berkelanjutan melalui konsep 3RReduce, Reuse, Recycle. Pendekatan ini mendorong masyarakat untuk mengurangi penggunaan air, memanfaatkan kembali air yang masih layak digunakan, serta mengelola sumber daya secara lebih efisien agar tidak terbuang percuma.

Selain itu, penggunaan deterjen secara berlebihan juga dapat berdampak pada kualitas air sungai. Busa yang menumpuk di perairan dapat menghambat masuknya sinar matahari dan oksigen, sehingga berpotensi mengganggu ekosistem air.

Karena itu, masyarakat diimbau menggunakan produk pembersih secukupnya serta lebih memperhatikan dampak lingkungan dari aktivitas rumah tangga sehari-hari.

Melalui perubahan kebiasaan tersebut, Ramadan diharapkan dapat menjadi titik awal bagi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, khususnya dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi generasi mendatang.

📌 Sumber Berita : Infopublik.id

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Apresiasi Komitmen Sekolah Swasta dan PTS dalam Mendukung Perluasan Akses Pendidikan bagi Masyarakat Jawa Timur

19 June 2026 - 10:47 WIB

Apresiasi Prestasi Mahasiswa Angkatan Pertama, Gubernur Khofifah Dorong Pengembangan Program Baru KCL Singhasari pada 2027

19 June 2026 - 03:54 WIB

Gubernur Khofifah Ingatkan Bahaya Pinjol, Kecanduan Gadget, dan Krisis Mental pada Anak Muda, Ajak Gereja Perkuat Pendampingan Generasi

17 June 2026 - 04:16 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya