Menu

Dark Mode
Jaga Keterjangkauan Harga Pangan, Gubernur Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Ponorogo Gubernur Khofifah: Jawa Timur Adalah Rumah Bersama, Keberagaman Harus Jadi Energi Perkuat Persaudaraan UPT Pembibitan Ternak Batu Berkontribusi pada PAD Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Pengembangan hingga 200 Ekor Gubernur Khofifah Buka Ruang Sinergi dengan ICMI Jatim, Dorong Hasil Riset Perguruan Tinggi Berdampak bagi Masyarakat Gubernur Khofifah Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Karangpatihan, Perkuat Intervensi Krisis Air di Ponorogo PERHUMAS Surabaya Raya Gelar Sharing Session, Bahas Tantangan Humas Membangun Trust di Era Digital

Ekonomi & Bisnis

Resmikan Prasasti, Presiden Ingatkan Jaksa untuk Setia pada Keadilan

badge-check


Resmikan Prasasti, Presiden Ingatkan Jaksa untuk Setia pada Keadilan Perbesar

Jakarta — Momen menarik turut mewarnai acara penyerahan laporan capaian kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan penyelamatan keuangan negara tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menuliskan pesan khusus mengenai integritas dan keberanian aparat penegak hukum pada sebuah prasasti kehormatan. Dalam pesan itu, Presiden mengajak para jaksa untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan keberanian dalam menegakkan keadilan.
“Jadilah jaksa yang berani dan jujur membela keadilan demi bangsa dan rakyat Indonesia tercinta!” tulis Presiden Prabowo.

Pesan tersebut menjadi simbol ajakan moral agar aparat penegak hukum senantiasa mengedepankan integritas, tanggung jawab, serta keberanian dalam menjaga keadilan dan melindungi kekayaan negara.

Isi prasasti itu sejalan dengan penegasan Presiden Prabowo dalam sambutannya yang menekankan pentingnya integritas aparat hukum serta komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Presiden menegaskan bahwa sejak menerima mandat kepemimpinan, dirinya telah bertekad melawan praktik korupsi dan perampokan kekayaan negara di mana pun dan oleh siapa pun.

Menurut Presiden, keberanian aparat penegak hukum merupakan pilar utama dalam menegakkan keadilan sekaligus menyelamatkan aset bangsa dari praktik korupsi dan penyimpangan yang telah berlangsung lama.

Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa perjuangan menegakkan hukum dan keadilan tidak terlepas dari berbagai risiko dan tekanan. Namun, seluruh proses tersebut harus dijalankan dengan ketulusan dan keberanian demi masa depan bangsa. Ia menekankan bahwa membela kebenaran dan kepentingan rakyat merupakan bentuk pengabdian tertinggi yang dijalankan dengan penuh keikhlasan.

Presiden menilai, kejujuran dan keberanian aparat penegak hukum menjadi kunci agar negara tidak terus mengalami kebocoran kekayaan serta kehilangan kepercayaan publik akibat perilaku koruptif.

Penulisan pesan pada prasasti kehormatan tersebut menjadi wujud dukungan moral Presiden Prabowo kepada seluruh jaksa, kepolisian, dan aparat penegak hukum agar tetap teguh menjalankan tugas secara profesional, berani, dan berintegritas.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum secara tegas, adil, dan berpihak pada kepentingan bangsa serta rakyat Indonesia.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Kembali Hadirkan Pasar Murah, Sediakan 10 Komoditas Pangan Strategis di Mojokerto

20 September 2026 - 04:57 WIB

Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau

18 September 2026 - 09:51 WIB

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis