Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Jawa Timur Adalah Rumah Bersama, Keberagaman Harus Jadi Energi Perkuat Persaudaraan UPT Pembibitan Ternak Batu Berkontribusi pada PAD Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Pengembangan hingga 200 Ekor Gubernur Khofifah Buka Ruang Sinergi dengan ICMI Jatim, Dorong Hasil Riset Perguruan Tinggi Berdampak bagi Masyarakat Gubernur Khofifah Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Karangpatihan, Perkuat Intervensi Krisis Air di Ponorogo PERHUMAS Surabaya Raya Gelar Sharing Session, Bahas Tantangan Humas Membangun Trust di Era Digital Gubernur Khofifah Kembali Hadirkan Pasar Murah, Sediakan 10 Komoditas Pangan Strategis di Mojokerto

Ekonomi & Bisnis

SDM Pertanahan Ditingkatkan Lewat Lulusan STPN

badge-check


SDM Pertanahan Ditingkatkan Lewat Lulusan STPN Perbesar

Yogyakarta, Petik — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendorong lulusan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) untuk menempuh jalur ikatan dinas guna mengatasi keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanahan.

Kebijakan ini diambil untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional yang terus meningkat seiring kompleksitas pengelolaan pertanahan dan tata ruang. Pemerintah menilai ketersediaan SDM yang kompeten menjadi faktor penting dalam mempercepat layanan serta mendukung berbagai program strategis nasional.

ATR/BPN menegaskan bahwa lulusan STPN memiliki kompetensi yang relevan dan dibutuhkan, baik di instansi pemerintah maupun sektor lain yang berkaitan dengan pertanahan. Karena itu, penguatan skema ikatan dinas dinilai mampu menjamin ketersediaan tenaga ahli secara berkelanjutan.

Selain membuka peluang penyerapan lulusan, sistem ini juga diharapkan meningkatkan kualitas SDM karena pendidikan yang diberikan lebih terarah sesuai kebutuhan instansi. Dengan demikian, lulusan dapat langsung berkontribusi dalam meningkatkan pelayanan publik.

Pemerintah juga terus mengembangkan kurikulum dan program studi di STPN agar selaras dengan tantangan masa depan, termasuk dalam aspek hukum pertanahan, tata ruang, serta pemanfaatan teknologi.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kelembagaan dan kapasitas SDM di sektor pertanahan. Dengan dukungan tenaga profesional yang memadai, kualitas layanan pertanahan diharapkan semakin meningkat.

Kebutuhan SDM di bidang pertanahan diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan, sehingga penguatan jalur pendidikan dan rekrutmen menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan tersebut.

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Kembali Hadirkan Pasar Murah, Sediakan 10 Komoditas Pangan Strategis di Mojokerto

20 September 2026 - 04:57 WIB

Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau

18 September 2026 - 09:51 WIB

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis