Menu

Dark Mode
BPJPH Dorong Infrastruktur Lab Halal Berstandar Global Ekonom: Komunikasi Penting, Tapi Fundamental Tetap Penentu Pemerintah Dorong Desa Wisata Jadi Motor Ekonomi Lokal SDM Pertanahan Ditingkatkan Lewat Lulusan STPN Gubernur Khofifah Serahkan Bonus Rp1,845 Miliar, Tegaskan Atlet Paralimpik Jatim Mampu Bersaing di Level Internasional Dari Depok, Halal Bihalal HIKAM Jabodetabek–Jabar Teguhkan Istiqomah Amalan dan Ikatan Ruhani Santri dengan Pengasuh

Sosial & Budaya

Sinergi Ulama–Umara Menguat, Khofifah Dorong Paralegal Muslimat NU Jadi Motor Mediasi Hukum Desa

badge-check


Sinergi Ulama–Umara Menguat, Khofifah Dorong Paralegal Muslimat NU Jadi Motor Mediasi Hukum Desa Perbesar

JAKARTA, 29 DESEMBER 2025 – Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa secara resmi mengukuhkan jajaran Paralegal Muslimat NU dalam sebuah prosesi inaugurasi yang digelar di Auditorium KH.M. Rasjidi Kementerian Agama RI pada Minggu (28/12).

Tercatat 2.943 Paralegal Muslimat NU tersebar di 20 provinsi di Indonesia. Secara simbolis 50 orang paralegal di menerima langsung selempang dan sertifikat dari Ketum Dewan Pembina Muslimat NU Khofifah. 

Dalam arahannya, Khofifah menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen Muslimat NU dalam membantu mewujudkan keadilan yang merata hingga lini terbawah masyarakat.  

Ia memastikan bahwa keadilan tidak hanya menjadi wacana di tingkat  pusat, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

"Ini komitmen Muslimat bahwa penguatan akses keadilan di tingkat akar rumput bukan sekadar program sektoral, melainkan fondasi penting bagi stabilitas nasional," ucapnya.

Selain itu, ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap implementasi Asta Cita ke-7 Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Khofifah melanjutkan, keberadaan Paralegal ini sangat dibutuhkan di lini administrasi pemerintahan paling bawah yang menjadi penguat kehidupan berbangsa dan bernegara. 

"Di titik inilah interaksi dan dinamika sosial berlangsung dan harmoni masyarakat dibangun setiap harinya. Maka perlu kita kuatkan akses keadilan di level ini. Sehingga dapat menjadi penguatan bagi akar yang paling mendasar," terangnya. 

Khofifah juga menegaskan bahwa keberadaan Paralegal Muslimat NU diposisikan bukan hanya sebagai pelengkap peran advokat, melainkan sebagai ujung tombak advokasi di tingkat akar rumput. Melalui pelatihan yang tepat, para paralegal ini dibekali kemampuan untuk melakukan pendampingan awal, memediasi sengketa secara kekeluargaan, serta mengarahkan masyarakat ke jalur penyelesaian hukum yang sesuai.

"Kita berharap bahwa ke 2.943 orang Paralegal Muslimat NU ini akan bisa membawa dampak signifikan bagi penguatan bagi umat dan secara umum bangsa Indonesia," pungkasnya.

Selanjutnya kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Menteri Hukum serta kepala BPHN yang telah memberikan dukungan serta pendampingan selama proses pelatihan dan permagangan paralegal Muslimat NU. Semoga besar manfaatnya bagi terwujudnya keadilan dan perlindungan hukum di lini masyarakat di perdesaan.

 

Baca Lainnya

BPJPH Dorong Infrastruktur Lab Halal Berstandar Global

16 April 2026 - 03:08 WIB

Ekonom: Komunikasi Penting, Tapi Fundamental Tetap Penentu

16 April 2026 - 02:36 WIB

Gubernur Khofifah Serahkan Bonus Rp1,845 Miliar, Tegaskan Atlet Paralimpik Jatim Mampu Bersaing di Level Internasional

16 April 2026 - 01:17 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya