Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Optimis Produk UKM Jatim Mampu Bersaing dan Berjaya di Pasar Internasional Gubernur Khofifah Berbelasungkawa atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Perkuat Transportasi Inklusif di Malang Raya, Gubernur Khofifah Buka Rute Baru Trans Jatim Koridor II Di AMSI Awards 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Kejujuran Media di Era Post-Truth Capai Akreditasi Internasional JCI Ketiga Kalinya, RSUD Dr Soetomo Dipuji Gubernur Khofifah Perkuat Komunikasi dan Ruang Aman Pesantren, Halaqah Santri Digital Jatim 2026 Siapkan Deklarasi Bersama

Politik & Pemerintahan

SPIEF 2025: Prabowo Tegaskan Indonesia Negara Non-Blok yang Bebas Aktif

badge-check


SPIEF 2025: Prabowo Tegaskan Indonesia Negara Non-Blok yang Bebas Aktif Perbesar

St. Petersburg – Sebuah kehormatan bagi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk menjadi pembicara utama dalam Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025, yang secara resmi dibuka oleh Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, Jumat (20/6/2025) di ExpoForum Convention and Exhibition Center, St. Petersburg, Rusia.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan posisi Indonesia sebagai negara non-blok yang bebas aktif dan terus berjuang untuk dapat berdiri di kaki sendiri.

“Kebijakan luar negeri kami bebas aktif, kami punya filosofi 1.000 teman kurang dan 1 musuh terlalu banyak. Karena itu kami ingin menjadi teman untuk semuanya. Melalui persahabatan kolaborasi, kita bisa mencapai kemakmuran,” tegas Presiden.

Di tengah ketidakpastian dunia, Indonesia tetap berkomitmen memperkuat kemitraan strategis dengan negara-negara sahabat guna mencapai berbagai kesepakatan yang bermanfaat bagi kesejahteraan nasional dan ketahanan masa depan.

“Di berbagai forum berkali-kali saya sampaikan, Indonesia menganut non-blok. Tapi banyak pengamat politik mempertanyakan kenapa saya tidak menghadiri KTT G7 tapi memilih SPIEF 2025. Jawaban saya bukan karena saya tidak menghormati G7, tapi karena saya sudah berkomitmen hadir di sini terlebih dahulu, sebelum undangan mereka datang kepada saya,” jelas Presiden.

Menurut Presiden Prabowo, dunia seharusnya berkembang multipolar sebab dunia sentralistik atau unipolar sudah berlalu saat ini. Indonesia menghargai kepemimpinan Rusia dan Tiongkok juga negara-negara besar lainnya. Untuk itu, Indonesia ingin menjadi mitra baik dan kuat.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut menegaskan peran negara dalam menjamin kehidupan rakyat yang terbebas dari kelaparan dan kemiskinan, serta kian berdaya saing dalam kancah global.

Indonesia akan terus menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian dan memperkuat kolaborasi lintas negara untuk mewujudkan kemakmuran dunia yang damai, adil, dan sejahtera bagi semua.

Presiden juga menekankan posisi strategis Indonesia sebagai negara dengan potensi ekonomi besar, yakni negara keempat terbesar di dunia berdasarkan jumlah penduduk, dengan rata-rata 5 juta kelahiran setiap tahun setara dengan populasi Singapura.

Selain itu, Indonesia memiliki kekayaan alam melimpah, dari hutan tropis hingga mineral dan komoditas strategis. “Ini membuka peluang besar, namun juga menghadirkan tantangan besar bagi pembangunan nasional, karena itu kami butuh kolaborasi demi kesejahteraan Bersama,” tutu. Presiden.

Prabowo menggarisbawahi empat prioritas utama pemerintahan yang ia pimpin dalam waktu dekat yakni ketahanan pangan, efisiensi energi, peningkatan kualitas pendidikan untuk daya saing global serta percepatan industrialisasi.

SPIEF 2025, yang mengusung tema “Shared Values as the Foundation of Growth in a Multipolar World”, menjadi panggung bagi Prabowo untuk menegaskan posisi Indonesia dalam tatanan global yang semakin multipolar.

Forum itu dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin sebagai tuan rumah sekaligus pembicara utama pertama, Wakil Perdana Menteri Tiongkok Ding Xuexiang, Pangeran Bahrain Nasser bin Hamad Al-Khalifa, dan Wakil Presiden Afrika Selatan Paul Mashatile.

Kehadiran Prabowo sebagai salah satu pembicara kunci menegaskan peran aktif Indonesia dalam membangun kemitraan ekonomi global.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Bertemu di Grahadi, Bahas Stabilitas Keamanan dan Kesejahteraan Warga

24 October 2026 - 02:13 WIB

Soroti Serapan 24,46 Juta Pekerja Jatim, Gubernur Khofifah Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri Besutan Kapolri

17 October 2026 - 12:11 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Kembalinya Dua Putra Daerah Jatim dalam Acara Kenal Pamit Kapolda di Surabaya

14 October 2026 - 07:07 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan