Menu

Dark Mode
Usai Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah Ajak Paskibraka Jatim Jadikan Pengalaman sebagai Bekal Kepemimpinan Gubernur Khofifah: Nasionalisme dan Persatuan Masyarakat Jatim Jadi Modal Kuat Wujudkan Indonesia Berdaulat HUT ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Ajak Jawa Timur Perkuat Kontribusi bagi Kedaulatan dan Kemajuan Indonesia Jawa Timur Bergerak untuk NTT, Gubernur Khofifah Kerahkan Tim SAR dan Tenaga Kesehatan serta Siapkan Bantuan Logistik Gubernur Khofifah Ajak 76 Paskibraka Jatim Jadikan Tugas Negara sebagai Bekal Karakter dan Kepemimpinan Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek

badge-check


Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek Perbesar

Jakarta, Petik — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat tata kelola dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor jasa konstruksi untuk menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks.

Upaya ini dilakukan guna meningkatkan daya saing sektor konstruksi nasional yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah menilai bahwa kualitas SDM dan tata kelola yang baik menjadi faktor utama keberhasilan proyek infrastruktur.

Penguatan tata kelola difokuskan pada peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pelaksanaan proyek. Selain itu, sistem pengadaan dan pengawasan terus diperbaiki agar setiap proyek berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Di sisi lain, pengembangan SDM menjadi prioritas melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi. Pelatihan, sertifikasi, dan penguatan kapasitas profesional terus didorong agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Kementerian PU juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembinaan jasa konstruksi. Kolaborasi ini diperlukan agar regulasi, standar kualitas, dan implementasi di lapangan dapat berjalan selaras.

Selain itu, pemanfaatan teknologi modern turut didorong, termasuk penggunaan sistem digital dalam pelaksanaan proyek. Teknologi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mempercepat pembangunan, dan mengurangi risiko kesalahan.

Dengan langkah tersebut, pemerintah optimistis sektor jasa konstruksi Indonesia akan semakin kuat dan siap menghadapi tantangan pembangunan ke depan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Lainnya

Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir

16 August 2026 - 12:03 WIB

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis