Menu

Dark Mode
Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim Gubernur Khofifah Perkuat Transformasi Kawasan Kumuh melalui Permata Jatim, Sikawanku Jadi Basis Data dan Pengambilan Kebijakan Riset Stem Cell dan Kanker Terus Berkembang, Gubernur Khofifah Dorong Jawa Timur Bangun Ekosistem Inovasi Kesehatan Terintegrasi Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek

badge-check


Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek Perbesar

Jakarta, Petik — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat tata kelola dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor jasa konstruksi untuk menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks.

Upaya ini dilakukan guna meningkatkan daya saing sektor konstruksi nasional yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah menilai bahwa kualitas SDM dan tata kelola yang baik menjadi faktor utama keberhasilan proyek infrastruktur.

Penguatan tata kelola difokuskan pada peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pelaksanaan proyek. Selain itu, sistem pengadaan dan pengawasan terus diperbaiki agar setiap proyek berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Di sisi lain, pengembangan SDM menjadi prioritas melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi. Pelatihan, sertifikasi, dan penguatan kapasitas profesional terus didorong agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Kementerian PU juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembinaan jasa konstruksi. Kolaborasi ini diperlukan agar regulasi, standar kualitas, dan implementasi di lapangan dapat berjalan selaras.

Selain itu, pemanfaatan teknologi modern turut didorong, termasuk penggunaan sistem digital dalam pelaksanaan proyek. Teknologi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mempercepat pembangunan, dan mengurangi risiko kesalahan.

Dengan langkah tersebut, pemerintah optimistis sektor jasa konstruksi Indonesia akan semakin kuat dan siap menghadapi tantangan pembangunan ke depan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis