Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Sebut Ziarah Bersama Kapolri Jadi Momentum Menguatkan Semangat Nasionalisme, Toleransi, dan Persaudaraan Bangsa Gubernur Khofifah: Keluarga yang Tangguh Akan Melahirkan Generasi Berkarakter dan Menjadi Penopang Peradaban Bangsa

Sosial & Budaya

Transformasi Digital Tidak Boleh Abaikan Perlindungan Masyarakat

badge-check


Transformasi Digital Tidak Boleh Abaikan Perlindungan Masyarakat Perbesar

Jakarta — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) menegaskan bahwa transformasi digital di Indonesia harus berjalan beriringan dengan perlindungan hak serta keselamatan warga. Digitalisasi tidak boleh semata-mata berorientasi pada kemajuan teknologi dan efisiensi layanan, tetapi juga wajib menjamin keamanan data pribadi serta kenyamanan masyarakat sebagai pengguna.

Wamenkomdigi menyampaikan bahwa percepatan transformasi digital telah memberikan banyak manfaat, mulai dari kemudahan akses layanan publik hingga mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Namun demikian, perkembangan tersebut juga diiringi berbagai tantangan, seperti risiko penyalahgunaan data, kejahatan siber, dan potensi pelanggaran privasi yang harus diantisipasi secara serius.

Untuk itu, pemerintah terus mendorong penguatan regulasi di bidang digital, peningkatan sistem keamanan siber, serta pengembangan literasi digital masyarakat. Langkah-langkah tersebut dinilai penting agar warga mampu memanfaatkan teknologi digital secara aman, bertanggung jawab, dan produktif.

Wamenkomdigi menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri digital, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital yang sehat dan berkelanjutan. Prinsip perlindungan warga, menurutnya, harus menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan dan implementasi transformasi digital nasional.

Selain itu, ia menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan faktor krusial bagi keberhasilan transformasi digital. Dengan sistem yang aman, transparan, dan berpihak pada perlindungan warga, digitalisasi diharapkan mampu mendorong kemajuan sosial, ekonomi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

Sumber: InfoPublik.id

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur

22 June 2026 - 06:56 WIB

Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia

22 June 2026 - 02:56 WIB

Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial

21 June 2026 - 12:32 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya