Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Daerah

Wagub Emil Minta Kepala Perangkat Daerah di Pemprov Jatim Manfaatkan AI untuk Pelayanan Masyarakat

badge-check


Wagub Emil Minta Kepala Perangkat Daerah di Pemprov Jatim Manfaatkan AI untuk Pelayanan Masyarakat Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjadi salah satu pengisi materi dalam rangkaian Jatim Retreat 2025 di Pusdik Arhanud TNI AD Kota Batu, pada Minggu (27/4) sore. 

Dalam paparannya, Wagub Emil Dardak menekankan pentingnya penggunaan Artificial Intellegence (AI) atau kecerdasan buatan untuk menunjang program, kegiatan Pemprov Jatim. Yang tentunya dapat meningkatkan pelayanan masyarakat di Jatim. 

Menurutnya, dengan melibatkan AI berbagai pekerjaan dapat dilakukan prinsip do better with less . Apalagi penggunaan AI ini sudah memasyarakat sekarang. 

“Sudah bukan lagi hal yang teoritis maupun eksklusif. Jangan sampai malah Pemprov ketinggalan. Penggunaan chat GPT malah mengefisienkan proses brain storming, eksplorasi ide, inventarisasi data dan fakta," katanya.

Wagub Emil melanjutkan, AI pada pemerintahan memiliki empat peran penting dalam ekosistem kecerdasan buatan. Yaitu sebagai regulator, fasilitator, pemimpin dan pengguna. 

"Dengan menyeimbangkan keempat peran AI ini, pemerintah dapat mendorong pengembangan AI yang aman, inovatif dan berpihak pada kepentingan publik," kata Emil Dardak. 

Untuk itu ia mengajak seluruh Kepala Perangkat Daerah Pemprov Jatim untuk menginventarisasi berbagai bidang strategis Pemprov serta fungsi-fungsi AI yang bisa dieksplorasi bersama. 

Di Pemprov Jatim sendiri saat ini sudah mulai dilakukan dalam pengolahan data dan analisa kebijakan berbasis data-data yang tidak terstruktur. 

"Jadi ini yang kita terbitkan, teknologi kecerdasan buatan. Kita bisa mengekstraksi data-data yang bersumber dari manapun, gambar maupun video dan informasi lain untuk membuat sebuah kebijakan yang lebih luas lagi sumber sumber datanya," tutur Emil Dardak.

Tidak semata-mata semuanya tergantikan AI, Wagub Emil menegaskan bahwa beberapa jenis pekerjaan tidak bisa digantikan oleh AI. AI disebutnya tidak mengeliminer tanggung jawab dari manusia. 

"Tidak bisa disalahkan ke Chat GPT kalau tidak akurat, tidak tepat, tidak bijak. Itu kembali ke individu masing-masing. Maka masih diperlukan human touch, emotional intelegence, empati dan social skills," lanjutnya.

Tidak hanya itu, pekerjaan yang sifatnya perbaikan fisik juga tercatat masih membutuhkan tenaga manusia, seperti perbaikan jalan dll.

Oleh sebab itu, diperlukan kebijaksanaan penuh dalam penggunaan AI. Manusia tidak akan kehilangan fungsi maupun pekerjaannya, tetapi akan tergantikan dengan manusia lainnya dengan potensi yang lebih karena dukungan AI.

"AI bukan pengganti kita dalam membuat keputusan. Tetap decision ada di kita. Tapi proses menuju decision kita akan jauh lebih efisien," ucapnya optimis. 
 
Lebih dari itu, proses digitalisasi diharapkan bisa meningkatkan Labor productivity. Ketika satu orang menggunakan AI, maka bisa mengerjakan lebih banyak dibandingkan yang tidak mengerjakan AI. 

"Yang biasanya 2 hari menjadi 2 detik, jauh lebih cepat dan jauh lebih banyak," pungkas Emil Dardak. 

Baca Lainnya

Perkuat Ekonomi dan Produktivitas Masyarakat, Gubernur Khofifah Tekankan Optimalisasi P-APBD 2026

4 September 2026 - 11:54 WIB

Dari Pengungsian Manggarai, Khofifah Pastikan Anak Korban Gempa Dapat Pendampingan Psikososial

24 August 2026 - 01:52 WIB

Kabiro Adpim Jatim: Humas Pemerintah Tak Cukup Menyampaikan Informasi, Harus Membangun Kepercayaan Publik

21 August 2026 - 04:09 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan