Menu

Dark Mode
Jawa Timur Bergerak untuk NTT, Gubernur Khofifah Kerahkan Tim SAR dan Tenaga Kesehatan serta Siapkan Bantuan Logistik Gubernur Khofifah Ajak 76 Paskibraka Jatim Jadikan Tugas Negara sebagai Bekal Karakter dan Kepemimpinan Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir Investasi Baru di Surabaya, Gubernur Khofifah Dorong The Trans Luxury Hotel Perkuat Ekosistem Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ekspedisi 81 Hadirkan 500 Pendaki dan Tanam 500 Pohon di Arjuno, Gubernur Khofifah Tekankan Kedaulatan Ekologi Kado Kemerdekaan dari Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Gratiskan Trans Jatim pada 17 Agustus

Daerah

Wapres Gibran Apresiasi Semangat Pendamping dan Nasabah PNM Mekaar di Bondowoso, Gubernur Khofifah: 2,4 Juta IRT di Jatim Berdaya Lewat UMKM

badge-check


Wapres Gibran Apresiasi Semangat Pendamping dan Nasabah PNM Mekaar di Bondowoso, Gubernur Khofifah: 2,4 Juta IRT di Jatim Berdaya Lewat UMKM Perbesar

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming mengapresiasi semangat pendamping dan nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) Binaan PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) saat kunjungan kerja bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kab. Bondowoso, selasa (24/6).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid.

Senada dengan Wapres Gibran, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi semangat nasabah maupun pendamping Mekaar. Pasalnya, program ini ditambah dengan partisipasi masyarakat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi.

"Jadi nasabah PNM ada 15,8 juta di seluruh Indonesia. Itu termasuk 2,4 juta di Jawa Timur dan lebih dari 75.000 nasabah di Bondowoso yang bergabung ke 5.052 kelompok," ujar Gubernur Khofifah. 

"Dan seperti yang kita lihat hari ini, ini keren sekali. Bagaimana para ibu rumah tangga yang awalnya mungkin tidak punya penghasilan sendiri sekarang bisa menjadi pelaku UMKM yang semakin naik kelas seiring program berjalan," imbuhnya.

Hal ini, sebut mantan Mensos RI tersebut, dapat terjadi bukan hanya karena modal atau pinjaman yang diberikan. Namun juga kegigihan dan keberanian untuk terus tumbuh dan berkembang.

"Di Bondowoso sektor yang besar adalah pertanian. Dan Alhamdulillah sudah banyak kita lihat bagaimana nasabah Mekaar bisa memanfaatkan basis digital dan menembus pasar yang lebih luas. Insya Allah, pelan-pelan ini bisa berdampak pada target kita menurunkan angka kemiskinan ekstrem hingga zero pada September 2025," pungkasnya.

Sementara itu, Wapres Gibran memuji Non-Performing Loan (NPL) rendah di Jawa Timur. Di Bondowoso sendiri NPL nasabah MEKAAR 0,8 persen.  Yang berarti, kasus kredit macet termasuk rendah dan bahkan hampir tidak ada.

"Itu artinya, keuangan ibu-ibu tertib. Tapi saya pesan cashflow antara keuangan rumah tangga dan bisnis tetap harus dipisahkan. Nanti akan saya lihat produk apa saja yang jadi unggulan di Bondowoso yang dibuat ibu-ibu. Kita doakan supaya usahanya naik kelas, platformnya naik, nambah karyawan, dan peningkatan ekonomi di keluarga," ujarnya.

Wapres Gibran juga berpesan agar peserta Mekaar memaksimalkan penggunaan smartphone. Sehingga, mereka dapat memperluas market agar usahanya tidak berhenti di Bondowoso saja tapi juga di nasional.

Kepada pendamping, dirinya meminta untuk selalu memberikan pendampingan yang baik secara kontinyu. Sedangkan kepada para kepala daerah, ia menghimbau agar setiap acara pemerintahan dapat memanfaatkan produk-produk UMKM dari Mekaar.

"Mohon bersabar menghadapi ibu-ibu ini. Pokoknya saling menguatkan, saling memberikan semangat, kita prioritaskan agar nasabah usahanya bisa berkembang. Terima kasih sekali. Tetap semangat. Kita doakan yang ada di sini sehat semua," harap Wapres Gibran.

 

Baca Lainnya

Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir

16 August 2026 - 12:03 WIB

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis